Fitur Baru ChatGPT: Pencatatan Otomatis dan Integrasi Layanan Penyimpanan Data untuk Perusahaan
Teknologi
Kecerdasan Buatan
04 Jun 2025
27 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
OpenAI memperkenalkan mode rekaman untuk meningkatkan produktivitas pengguna.
ChatGPT kini terintegrasi dengan beberapa layanan penyimpanan cloud untuk analisis data.
Persaingan di pasar AI enterprise semakin ketat dengan banyak perusahaan besar yang terlibat.
OpenAI baru saja mengumumkan fitur baru untuk pengguna ChatGPT yang memungkinkan pencatatan rapat dan sesi brainstorming secara otomatis melalui 'record mode'. Fitur ini membantu pengguna untuk mencatat ide dan diskusi tanpa perlu melakukannya secara manual, sehingga meningkatkan efisiensi kerja.
Selain pencatatan, ChatGPT kini dapat dihubungkan dengan berbagai layanan penyimpanan populer seperti Google Drive dan Dropbox. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengajukan pertanyaan mengenai data yang tersimpan di sana, misalnya tentang laporan keuangan atau catatan perjalanan, yang kemudian akan dijawab secara terstruktur oleh ChatGPT.
Fitur pencatatan ini hanya tersedia untuk pengguna dengan langganan ChatGPT Team, yang merupakan paket untuk tim kecil dengan biaya Rp 417.50 ribu ($25) per orang per bulan. Sedangkan koneksi ke layanan penyimpanan pihak ketiga juga bisa diakses oleh pengguna ChatGPT Enterprise dan Edu.
Pengembangan fitur-fitur ini merupakan bagian dari strategi OpenAI untuk memperluas pangsa pasarnya di segmen bisnis dan perusahaan, yang menjadi fokus utama karena pengeluaran perusahaan di bidang AI sangat besar dan terus meningkat.
Kompetisi di pasar AI untuk bisnis semakin ketat dengan hadirnya raksasa teknologi seperti Google, Microsoft, dan Amazon. Semua perusahaan tersebut berlomba-lomba menghadirkan fitur generatif AI terbaik untuk menarik perusahaan sebagai klien mereka.



