Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Elon Musk Kehilangan Pengaruh Politik: Dari Penguasa Bayangan Jadi Pemohon

Finansial
Kebijakan Fiskal
News Publisher
05 Jun 2025
235 dibaca
2 menit
Elon Musk Kehilangan Pengaruh Politik: Dari Penguasa Bayangan Jadi Pemohon

AI summary

Elon Musk mengalami penurunan kekuasaan politik setelah meninggalkan Gedung Putih.
Hubungan Musk dengan tokoh politik lainnya dapat mempengaruhi kebijakan dan keputusan di pemerintah.
Reputasi buruk Musk dapat memengaruhi efektivitas sumbangan politiknya.
Elon Musk pernah memegang kendali besar terhadap pemerintahan AS lewat posisi di DOGE yang memberinya akses langsung untuk mengontrol anggaran penting seperti Treasury dan Department of Defense. Dengan otoritas tersebut, ia mampu menghentikan pembayaran dan menghapus lembaga sesuai kemauannya, sebuah kekuatan yang jarang dimiliki bahkan oleh presiden sekalipun.Namun, setelah masa kerjanya sebagai penasihat pemerintahan selesai, pengaruh Musk terus menurun. Ia kini harus mengandalkan para pengikutnya di media sosial X untuk menghubungi legislator demi menolak rancangan anggaran yang dianggap merugikan Tesla, seperti penghapusan kredit kendaraan listrik, meski alasannya resmi terkait defisit anggaran.Gaya Musk yang cenderung kasar dan tidak diplomatis membuatnya kehilangan dukungan politik dari figur-figur penting. Contohnya, Scott Bessent yang menggagalkan penunjukan IRS yang diajukan Musk, dan Marco Rubio yang marah karena penghapusan USAID mengurangi kekuasaannya. Selain itu, tokoh lain seperti Sean Duffy turut campur menghentikan kebijakan bermasalah yang Musk coba terapkan.Konflik internal juga memengaruhi posisi calon yang didukung Musk. Jared Isaacman, kandidat untuk kepala NASA yang didukung Musk, akhirnya dicabut pencalonannya oleh Presiden Trump setelah konflik Musk dengan pejabat utama pemerintahan, menunjukkan Musk kini kesulitan menjaga pengaruh di lingkup pemerintahan tinggi.Meskipun ada beberapa sekutu Musk yang masih memegang posisi dalam pemerintahan, seperti David Sacks dan Palmer Luckey, Musk tidak lagi menjadi kekuatan dominan seperti dulu. Bahkan, reputasi politiknya yang makin buruk menjadikan dukungannya sebagai donor jadi suatu beban, dan Donald Trump memilih bersikap hati-hati dalam berhubungan dengan Musk untuk menjaga keuntungan politiknya sendiri.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.