Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Peneliti China Dituduh Selundupkan Jamur Berbahaya Ancaman Agroterorisme AS

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (9mo ago) climate-and-environment (9mo ago)
04 Jun 2025
275 dibaca
1 menit
Peneliti China Dituduh Selundupkan Jamur Berbahaya Ancaman Agroterorisme AS

Rangkuman 15 Detik

Dua peneliti Tiongkok dituduh mencoba menyelundupkan jamur berbahaya ke AS, yang dapat merusak pertanian.
Fusarium graminearum memiliki potensi besar untuk menyebabkan kerugian ekonomi dan risiko kesehatan.
Kasus ini menggarisbawahi tantangan dalam kebijakan imigrasi dan keamanan nasional di AS.
Dua peneliti asal China, Yunqing Jian dan Zunyong Liu, ditangkap karena mencoba menyelundupkan jamur berbahaya ke Amerika Serikat. Jamur ini, Fusarium graminearum, diketahui dapat merusak tanaman penting seperti gandum dan jagung. Jamur ini juga menghasilkan racun yang dapat membahayakan kesehatan manusia dan hewan, termasuk menyebabkan muntah, kerusakan hati, dan masalah reproduksi. FBI menganggap jamur ini sebagai potensi senjata agroterorisme karena dampak luasnya. Kedua peneliti tersebut pernah bekerja di University of Michigan, tetapi universitas tersebut tidak memiliki izin resmi untuk menangani jamur berbahaya ini. Penyidikan FBI menemukan adanya dugaan penyalahgunaan dan penggunaan ilegal jamur itu di laboratorium. Kasus ini terjadi di tengah kebijakan imigrasi AS yang semakin ketat, terutama terhadap pelajar dan peneliti asal China. Pemerintah AS tengah menindak keras kasus-kasus yang berpotensi mengancam keamanan nasional, termasuk melalui penyelundupan bahan berbahaya. Selain kasus ini, seorang ilmuwan Rusia juga menghadapi deportasi atas masalah serupa terkait sampel biologis. Dari sisi keamanan, AS memfokuskan pengawasan ekstra ketat pada aktivitas yang berhubungan dengan bahan biohazard di kampus dan lingkungan penelitian.