Qualcomm: Segera Update HP Snapdragon untuk Cegah Serangan Hacker Lokal
Teknologi
Keamanan Siber
03 Jun 2025
251 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Qualcomm telah mengidentifikasi dan memperbaiki beberapa kerentanan pada chip Snapdragon yang dapat dimanfaatkan oleh hacker.
Pembaruan keamanan penting untuk melindungi perangkat Android dari potensi eksploitasi kerentanan.
Kendati ada kerentanan, eksploitasi membutuhkan akses lokal, sehingga tidak semua pengguna harus panik.
Qualcomm, produsen chip besar untuk HP Android, menemukan tiga kerentanan di chip Snapdragon yang bisa dimanfaatkan hacker. Kerentanan ini berhubungan dengan kerusakan memori di GPU dan browser Chrome pada chip tertentu. Meski berbahaya, risiko serangan cukup terbatas karena hacker harus punya akses langsung ke perangkat.
Beberapa chip populer yang terdampak adalah Snapdragon 888 keluaran 2021, Snapdragon 8 Gen 2 keluaran 2022, dan Snapdragon 8 Gen 3 keluaran 2023. Selain itu, chip kelas menengah dan bawah seperti Snapdragon 6 Gen 1, 4 Gen 2, dan Snapdragon 680 juga ikut terdampak bug di browser Chrome.
Ancaman kerentanan ini pertama kali dilaporkan oleh grup analisis ancaman Google yang fokus melawan hacker pemerintah. Qualcomm telah merilis tambalan keamanan untuk mengatasi masalah ini dan menyerahkan tambalan tersebut kepada vendor Android sejak Mei 2025.
Kerentanan ini kemungkinan digunakan untuk membuka HP Android yang disita oleh lembaga penegak hukum atau perusahaan mata-mata karena serangan harus dilakukan dengan akses fisik ke perangkat. Pengguna HP Android dengan chip Snapdragon yang terdampak sangat disarankan melakukan pembaruan keamanan segera setelah tersedia.
Intinya, walaupun kerentanan ini serius, pengguna tidak perlu panik namun harus tetap waspada dan rutin mengupdate perangkat agar terlindungi dari potensi serangan hacker yang memanfaatkan celah tersebut.



