Meta dan Pembangkit Nuklir Illinois Kerjasama 20 Tahun Dukung Kebutuhan AI
Teknologi
Kecerdasan Buatan
04 Jun 2025
3 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Meta Platforms mengandalkan energi nuklir untuk memenuhi kebutuhan daya AI yang meningkat.
Kesepakatan ini mendukung Clinton Clean Energy Center untuk tetap beroperasi dan meningkatkan output energi bersih.
Pembangunan kemitraan antara teknologi dan energi bersih semakin penting untuk masa depan yang berkelanjutan.
Meta Platforms menandatangani perjanjian jangka panjang selama 20 tahun dengan Constellation Energy untuk memperluas pasokan energi nuklir. Langkah ini diambil untuk mendukung kebutuhan energi yang terus meningkat akibat pemakaian teknologi kecerdasan buatan (AI) dan kebutuhan komputasi lainnya di perusahaan induk Facebook. Pembangkit energi nuklir ini berlokasi di Illinois dan telah dianggap sebagai sumber energi yang bersih dan andal.
Pusat Energi Bersih Clinton di Illinois hampir saja ditutup pada tahun 2017 karena mengalami kerugian finansial. Namun, pemerintah Illinois mengesahkan program kredit nol emisi yang membantu penyelamatan pembangkit ini dengan dukungan finansial hingga tahun 2027. Perjanjian baru mulai berlaku setelah program tersebut berakhir, memperkuat keberlangsungan pembangkit dan energinya.
Dengan kedatangan investasi dari Meta, output energi dari pembangkit nuklir Clinton akan meningkat sebesar 30 megawatt. Penambahan energi ini sudah cukup untuk memasok listrik kota berpenduduk sekitar 30.000 orang selama satu tahun, menurut pakar George Gross. Hal ini juga akan menjaga sekitar 1.100 pekerjaan agar tetap ada dan meningkatkan pendapatan pajak sekitar Rp 225.45 miliar (US$13,5 juta) setiap tahunnya.
Meta menyatakan bahwa mendapatkan pasokan energi bersih dan andal sangat penting untuk melanjutkan pengembangan ambisi AI mereka. Peningkatan sumber energi bersih seperti nuklir dianggap dapat membantu memenuhi kebutuhan listrik secara stabil dan ramah lingkungan di tengah pertumbuhan teknologi komputasi yang cepat.
Kesepakatan ini merupakan salah satu contoh terbaru dari kolaborasi antara perusahaan teknologi dan pembangkit energi nuklir. Pertumbuhan kebutuhan daya oleh teknologi canggih mendorong lebih banyak kemitraan strategis semacam ini untuk mendukung solusi energi yang berkelanjutan dan dapat diandalkan di masa depan.


