Simulasi Detil Ungkap Retak Bintang Neutron Sebelum Ditelan Lubang Hitam
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
04 Jun 2025
168 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Simulasi ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana bintang neutron pecah sebelum ditelan oleh lubang hitam.
Gelombang Alfvén yang dihasilkan dapat menjadi tanda peringatan dari peristiwa kosmik yang akan datang.
Penelitian ini membuka kemungkinan untuk mengamati kolisi bintang neutron dan lubang hitam melalui berbagai sinyal elektromagnetik.
Para ilmuwan berhasil mensimulasikan dengan sangat detail bagaimana permukaan bintang neutron retak saat mendekati lubang hitam. Proses ini dipicu oleh gaya gravitasi yang besar dari lubang hitam yang menarik dan merobek permukaan bintang neutron sebelum akhirnya menelannya.
Retakan ini mirip dengan gempa bumi besar yang menyebabkan permukaan pecah dan menghasilkan gelombang magnetik kuat yang disebut gelombang Alfvén. Gelombang ini dapat mengirim sinyal radio yang mungkin bisa dideteksi teleskop sebagai tanda peringatan akan terjadi tabrakan langka antara lubang hitam dan bintang neutron.
Simulasi menggunakan superkomputer Perlmutter yang memakai GPU memungkinkan para peneliti menghitung fisika kompleks yang terjadi selama tabrakan dengan presisi tinggi. Ini adalah simulasi pertama yang menampilkan semua proses fisik secara lengkap dalam penguraian bintang neutron oleh lubang hitam.
Simulasi kedua menunjukkan gelombang kejut raksasa dan fenomena langka bernama 'black hole pulsar' yang muncul sesaat setelah bintang neutron tertelan. Fenomena ini menirukan sinyal pulsar yang berputar sebelum akhirnya menghilang dalam waktu beberapa detik.
Dengan adanya sinyal elektromagnetik seperti gelombang radio, sinar-X, dan gamma yang diprediksi oleh simulasi ini, para astronom kini memiliki peluang baru untuk mendeteksi tabrakan lubang hitam dengan bintang neutron menggunakan teleskop, selain deteksi gelombang gravitasi.



