Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Penemuan Baru: Menggerakkan Atom dengan Magnet untuk Nanoteknologi

Sains
Fisika dan Kimia
physics-and-chemistry (9mo ago) physics-and-chemistry (9mo ago)
03 Jun 2025
128 dibaca
2 menit
Penemuan Baru: Menggerakkan Atom dengan Magnet untuk Nanoteknologi

Rangkuman 15 Detik

Penelitian ini menunjukkan bahwa magnetisme dapat mengendalikan pergerakan atom.
Penggunaan mikroskop pemindaian tunneling memungkinkan manipulasi atom pada tingkat yang sangat kecil.
Temuan ini dapat merevolusi bidang nanoteknologi dan penyimpanan data masa depan.
Para ilmuwan di Jerman berhasil melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya, yaitu menggerakkan atom satu per satu dari posisi awal ke posisi akhir yang sangat presisi dengan menggunakan kekuatan magnet. Penemuan ini sangat penting karena membuka kemungkinan baru dalam mengendalikan gerak atom di bidang nanoteknologi dan penyimpanan data. Mereka menggunakan alat canggih bernama scanning tunneling microscope (STM) untuk menempatkan atom seperti cobalt, rhodium, dan iridium di atas lapisan atom mangan yang diletakkan pada kristal rhenium. Eksperimen ini dilakukan pada suhu yang sangat rendah, hampir mendekati nol mutlak, atau sekitar empat Kelvin. Walaupun permukaan yang digunakan memiliki struktur hexagonal yang simetris, atom-atom tersebut tidak bergerak secara acak seperti yang biasanya terjadi karena panas, namun melaju mengikuti jalur magnetik yang telah ditentukan. Hal ini menandai kemajuan besar dalam memahami bagaimana atom dapat berpindah melalui material melalui proses yang disebut difusi atom. Sebelumnya, para ilmuwan hanya menduga bahwa magnetisme bisa mempengaruhi gerak atom, tetapi ini adalah pertama kalinya penelitian berhasil memperlihatkan secara nyata bahwa atom bisa diarahkan untuk bergerak di jalur tertentu. Bahkan atom yang tidak memiliki sifat magnetik secara alami, seperti rhodium dan iridium, juga mengikuti jalur magnetik. Para peneliti menjelaskan bahwa interaksi antara atom dan permukaan membuat atom non-magnetik tersebut memiliki momen magnetik kecil yang membuatnya 'tertarik' mengikuti jalur magnetik pada permukaan. Temuan ini membuka peluang baru untuk memanipulasi atom dalam membuat bahan baru dan menggunakan teknologi yang lebih maju di masa depan.