Review Surface Laptop 13-inch: Laptop Windows Ringkas dan Tahan Lama Bersaing dengan MacBook Air
Teknologi
Gadgets dan Wearable
28 Mei 2025
242 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Surface Laptop 13-inch menawarkan desain premium dengan harga yang lebih terjangkau.
Kompatibilitas aplikasi masih menjadi kendala utama untuk pengguna Windows on Arm.
Baterai yang tahan lama dan performa yang baik membuat Surface Laptop ini menjadi pilihan yang baik untuk produktivitas.
Microsoft kembali menghadirkan Surface Laptop 13-inch terbaru yang menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon X Plus. Laptop ini didesain untuk memberikan pengalaman Windows yang efisien dan tahan baterai, dengan harga sekitar Rp 15.03 juta ($900) , lebih murah dibandingkan model 13.8-inch sebelumnya.
Meskipun ukuran layarnya lebih kecil dan ada beberapa pengurangan seperti resolusi layar dan jumlah core prosesor, kualitas hardware tetap tinggi. Keyboard dan trackpad mekaniknya mendapatkan pujian untuk kenyamanan dan respons yang bagus, sementara port yang tersedia cukup standar untuk kebutuhan sehari-hari.
Windows on Arm saat ini sudah membaik dalam kompatibilitas aplikasi umum, memungkinkan penggunaan berbagai program produktivitas dan bahkan beberapa aplikasi pengeditan foto seperti Lightroom Classic lewat emulasi. Namun, aplikasi kreatif berat dan game tertentu masih belum didukung dengan baik, membatasi penggunaannya bagi content creator dan gamer.
Daya tahan baterai menjadi salah satu keunggulan utama laptop ini, mampu bertahan hingga 12 jam dengan penggunaan campuran serta standby yang sangat efisien. Performa prosesor Snapdragon cukup untuk tugas sehari-hari, meskipun ada sesi lag saat multitasking berat, dan kipas pendinginnya jarang aktif sehingga tetap sunyi dan tidak panas.
Secara keseluruhan, Surface Laptop 13-inch adalah pilihan yang menarik bagi mereka yang mencari laptop Windows yang stylish, tahan lama, dan memiliki performa memadai untuk pekerjaan produktivitas ringan hingga menengah. Namun, bagi para profesional kreatif dan gamer, MacBook Air M4 atau laptop berbasis x86 mungkin lebih cocok.



