TLDR
Tencent mengakuisisi saham signifikan di SM Entertainment. Larangan K-wave yang diterapkan China mungkin akan dicabut, membuka kembali peluang untuk K-pop. Investasi ini menunjukkan pemulihan hubungan antara China dan Korea Selatan di sektor hiburan. Tencent Holdings, perusahaan besar asal Tiongkok, akan membeli hampir 10 persen saham dari SM Entertainment senilai sekitar 180 juta dolar AS. Langkah ini merupakan investasi besar pertama Tencent di industri musik Korea Selatan dalam beberapa tahun terakhir.Saham tersebut dibeli dari Hybe, manajemen grup K-pop terkenal BTS, yang sedang menjual 2,2 juta saham SM Entertainment dengan harga lebih murah dari harga pasar saat ini.Keputusan ini muncul karena Tiongkok diperkirakan akan segera mengakhiri larangan tidak resmi terhadap pertunjukan K-pop yang sudah berlaku hampir sepuluh tahun. Ini memberi peluang bagi perusahaan musik Korea untuk kembali mendistribusikan karya mereka di pasar Tiongkok yang besar.Sebelum larangan dibuat, pasar Tiongkok merupakan salah satu pasar yang berkembang pesat untuk musik K-pop dan menjadi sumber pendapatan signifikan bagi industri musik Korea Selatan. Larangan ini sendiri diberlakukan karena ketegangan politik terkait dengan sistem pertahanan rudal THAAD yang ditempatkan di Korea Selatan.Tencent sendiri dikenal sebagai perusahaan terdepan dengan bisnis video game terbesar dan pengelola media sosial terbesar di Tiongkok. Namun, perusahaan tersebut belum memberikan komentar resmi terkait pembelian saham ini.