Ilmuwan Top Dunia Dan Yang Kembali ke China Kembangkan Riset Tidur
Sains
Neurosains and Psikologi
27 Mei 2025
295 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Dan Yang kembali ke China untuk memperluas penelitian tentang regulasi tidur.
Dia dan suaminya, Mu-ming Poo, merupakan contoh tren ilmuwan top yang kembali ke China.
Shenzhen Medical Academy of Research and Translation berfokus pada kolaborasi untuk inovasi di bidang kesehatan.
Dan Yang adalah seorang ahli saraf yang telah menghabiskan 35 tahun melakukan penelitian penting tentang cara kerja otak, khususnya sirkuit saraf yang mengatur tidur dan fungsi di bagian depan otak. Baru-baru ini, dia memutuskan untuk kembali ke Cina dan bergabung dengan Shenzhen Medical Academy of Research and Translation, sebuah lembaga penelitian unggulan di Shenzhen.
Ini bukan hanya kabar baik bagi dunia akademis Cina, tapi juga menandai sebuah tren penting di mana para ilmuwan top dunia yang sebelumnya bekerja di luar negeri mulai kembali ke tanah air mereka untuk berkontribusi pada riset dan inovasi. Dan Yang adalah contoh yang menonjol dari tren ini.
Dan telah diakui secara internasional atas karyanya, yang membuatnya menjadi anggota US National Academy of Sciences pada tahun 2018 dan baru-baru ini juga terpilih ke American Academy of Arts and Sciences. Rekam jejaknya sangat kuat dengan lebih dari 90 publikasi dan ribuan kutipan dari peneliti lain yang menggunakan hasil karyanya.
Selain itu, suaminya, Profesor Mu-ming Poo, yang juga seorang ilmuwan terkenal dan anggota NAS, sudah lebih dulu kembali ke Cina dan bekerja memimpin berbagai inisiatif riset di Shanghai. Ini menunjukkan bagaimana keluarga dan komunitas ilmiah mendukung satu sama lain di tingkat global.
Keputusan Dan yang kini menjabat sebagai senior principal investigator di Shenzhen Medical Academy of Research and Translation bukan hanya untuk memperkuat riset di bidang tidur, tapi juga membuka peluang kolaborasi dengan talenta terbaik di dunia, membangun masa depan penelitian otak dan kesehatan dengan cara yang lebih inovatif dan terarah.



