MenstruAI: Teknologi Inovatif Pantau Kesehatan dari Darah Menstruasi Lewat Smartphone
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
27 Mei 2025
39 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
MenstruAI mengubah darah menstruasi menjadi alat pemantauan kesehatan yang dapat diakses dan terjangkau.
Teknologi ini berpotensi memberikan wawasan kesehatan yang berharga dan mendukung deteksi awal penyakit.
Proyek ini berkomitmen untuk meningkatkan perhatian terhadap kesehatan wanita dan mengatasi ketidakadilan dalam penelitian kesehatan.
Para peneliti di ETH Zurich mengembangkan MenstruAI, sebuah teknologi baru yang memanfaatkan darah menstruasi sebagai sumber data penting untuk pantauan kesehatan. Selama ini, darah menstruasi dianggap sebagai limbah, namun kini dapat dipakai untuk mendeteksi biomarker yang menunjukkan kondisi kesehatan seseorang.
MenstruAI menggunakan strip tes berbasis kertas di dalam pembalut yang berubah warna sesuai konsentrasi protein biomarker dalam darah menstruasi. Pengguna cukup memotret strip tersebut dengan smartphone, lalu aplikasi khusus yang menggunakan pembelajaran mesin menganalisis hasilnya untuk memberikan informasi kesehatan.
Teknologi ini memudahkan deteksi biomarker seperti CRP untuk peradangan, serta CEA dan CA-125 yang berkaitan dengan kanker. Selain mudah dan cepat, MenstruAI juga didesain hemat biaya agar dapat dipakai di wilayah dengan akses kesehatan terbatas, sehingga bisa mendukung skrining kesehatan secara luas.
Studi lapangan dengan lebih banyak peserta sedang disiapkan untuk menguji keakuratan dan relevansi klinis teknologi ini di kondisi nyata. Selain aspek teknis, tim juga bekerja dengan desainer agar produk ini dapat diterima secara sosial dan psikologis oleh pengguna.
Inovasi MenstruAI diharapkan dapat membuka paradigma baru tentang pentingnya kesehatan wanita dan darah menstruasi, mendorong kesetaraan dalam kesehatan, serta memberikan alat pemantauan mudah yang memperkuat kesadaran dan tindakan preventif masyarakat.



