Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kebocoran Data 184 Juta Akun: Password Tersimpan Dalam Teks Biasa

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
23 Mei 2025
1338 dibaca
1 menit
Kebocoran Data 184 Juta Akun: Password Tersimpan Dalam Teks Biasa

TLDR

Kebocoran data besar ini menyoroti kerentanan keamanan siber yang serius.
Data yang bocor mencakup kredensial login untuk banyak layanan digital populer.
Risiko penyalahgunaan data sensitif dapat mengancam individu dan organisasi.
Sebuah database besar yang berisi data lebih dari 184 juta akun pengguna internet ditemukan bocor ke publik. Data ini mencakup informasi penting seperti username dan password layanan populer seperti Apple, Google, dan Meta.Data bocor ini ditemukan oleh peneliti keamanan siber Jeremiah Fowler yang menemukan server Elastis berukuran 47 GB tidak terlindungi. Tidak ada informasi jelas mengenai siapa yang memiliki atau mengelola database tersebut.Basis data tersebut berisi kata sandi dalam bentuk teks biasa dengan label "Senha", bahasa Portugis untuk kata sandi, yang menandakan asal data dari wilayah berbahasa Portugis. Selain itu, ditemukan juga data terkait keuangan seperti kata "bank" dan "wallet".Meskipun server tersebut sekarang sudah diamankan dan data dihapus, masih ada kekhawatiran data sudah diakses oleh pihak lain sebelum diamankan. Data ini memungkinkan penjahat siber melakukan penipuan dan membobol akun.Jeremiah Fowler menduga data ini dikumpulkan menggunakan teknik infostealer. Kasus ini mendapat perhatian serius karena potensi dampak besar bagi pengguna layanan digital yang datanya bocor.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.