Inovasi Penyimpanan Energi Berbasis Baterai EV untuk Stabilkan Listrik Grid
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
24 Mei 2025
273 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Sistem penyimpanan baterai dari Allye Energy dapat meningkatkan stabilitas jaringan listrik.
Inovasi ini menggunakan baterai EV yang telah direpurpos untuk mengurangi jejak karbon.
Penggunaan sistem ini dapat mengurangi biaya energi hingga 50% bagi pengguna.
Sistem penyimpanan listrik baru yang dirancang oleh perusahaan Inggris, Allye Energy, menggunakan baterai bekas kendaraan listrik untuk menyediakan energi bagi industri dan jaringan listrik. Sistem ini hadir dalam dua model, MAX1000 dan MAX1500, dengan kapasitas penyimpanan besar yaitu 1 MWh dan 1,5 MWh.
Salah satu keunggulan utama dari sistem ini adalah kemampuannya merespon perubahan frekuensi listrik dalam hitungan milidetik. Kecepatan ini penting untuk menjaga stabilitas jaringan listrik terutama di era energi terbarukan yang tak lagi memiliki inersia alami dari pembangkit listrik tradisional.
MegaMAX menggabungkan hingga 18 baterai EV bekas yang memiliki berbagai jenis bahan kimia seperti LFP dan NMC. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan keragaman dan keandalan energi, tetapi juga mengurangi jejak karbon sistem hingga lebih dari 40%, membantu meminimalkan dampak lingkungan.
Desain sistem yang inovatif memungkinkan instalasi cepat menggunakan truk khusus, sehingga sangat praktis untuk digunakan dalam situasi darurat atau kebutuhan mendesak seperti pemadaman listrik. Selain itu, sistem ini dapat mendukung pengisian daya Megawatt dan beroperasi dengan baik pada berbagai kondisi lingkungan.
Dengan teknologi ini, pengguna diharapkan dapat mengurangi biaya energi hingga 50% dan bahkan membuka peluang pendapatan baru melalui pasar fleksibilitas energi. Hal ini menjadi solusi penting dalam menghadapi tantangan transisi energi bersih dan memastikan keandalan pasokan listrik.


