Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Sergey Brin Akui Kesalahan Google Glass, Google Kembali Garap Kacamata Pintar AI

Teknologi
Gadgets dan Wearable
News Publisher
21 Mei 2025
26 dibaca
2 menit
Sergey Brin Akui Kesalahan Google Glass, Google Kembali Garap Kacamata Pintar AI

TLDR

Sergey Brin mengakui kesalahan dari proyek Google Glass dan berkomitmen untuk mengembangkan kacamata pintar lagi.
Google bekerja dengan mitra yang berpengalaman untuk mengatasi masalah rantai pasokan dalam pengembangan kacamata pintar.
Kemajuan dalam AI generatif memberikan peluang baru untuk inovasi dalam teknologi kacamata pintar.
Sergey Brin, salah satu pendiri Google, mengungkapkan bahwa dia melakukan banyak kesalahan saat proyek Google Glass pertama kali diluncurkan. Kesalahan tersebut terutama terkait kurangnya pemahaman tentang rantai pasokan dan biaya produksi perangkat elektronik konsumen, yang membuat Google Glass sulit diterima luas.Kini, Brin kembali aktif di Google dan sangat optimis pada pengembangan smart glasses. Google mengumumkan proyek baru Android XR yang memanfaatkan teknologi AI DeepMind untuk menghadirkan fitur seperti terjemahan langsung, petunjuk arah, dan bantuan AI lainnya secara real time.Google bekerja sama dengan beberapa mitra besar seperti Samsung, Xreal, dan Warby Parker dalam mengembangkan smart glasses terbaru mereka. Investasi besar dan kemitraan ini diharapkan membantu mengatasi masalah supply chain dan produksi yang dulu menjadi kendala utama.Brin juga mengakui pentingnya peran AI generatif dalam membuat teknologi smart glasses saat ini jauh lebih bermanfaat dan praktis dibandingkan dengan masa lalu. Dia juga menyatakan bahwa para ilmuwan komputer harus tetap aktif bekerja di bidang AI karena potensinya yang sangat besar.Dengan keterlibatannya yang kembali di Google, khususnya dalam proyek AI seperti Gemini dan model video Veo 3, Brin mendorong tim Google untuk bekerja dengan intensitas tinggi agar bisa bersaing dalam perlombaan teknologi AI yang semakin ketat.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.