Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

CRISPR-Ubah Sutra Laba-Laba Jadi Merah Fluoresen Pertama Di Dunia

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
News Publisher
20 Mei 2025
1343 dibaca
1 menit
CRISPR-Ubah Sutra Laba-Laba Jadi Merah Fluoresen Pertama Di Dunia

TLDR

Penggunaan CRISPR-Cas9 pada laba-laba membuka jalan baru dalam penelitian biomaterial.
Serat laba-laba yang dimodifikasi dapat memiliki sifat baru yang berguna untuk aplikasi industri.
Penelitian ini juga menambah pemahaman genetik tentang perkembangan laba-laba.
Para ilmuwan di Universitas Bayreuth berhasil menggunakan teknologi CRISPR-Cas9 untuk pertama kalinya mengedit gen laba-laba sehingga menghasilkan sutra dengan warna fluoresen merah yang unik. Ini merupakan langkah penting karena sebelumnya teknologi ini belum pernah diterapkan pada laba-laba.Spider silk dikenal sangat kuat, elastis, ringan, dan dapat terurai secara alami. Dengan kemampuan mengubah gen sutra laba-laba, peneliti bisa memahami dan meningkatkan sifat alami serat ini untuk berbagai aplikasi seperti tekstil canggih, implan medis, sensor, dan bahan berkelanjutan.Eksperimen dilakukan pada laba-laba rumah biasa bernama Parasteatoda tepidariorum. Tim menyiapkan larutan khusus berisi sistem pengeditan gen dan gen protein fluoresen merah lalu menyuntikkannya ke dalam telur laba-laba, yang kemudian dikawinkan untuk menghasilkan keturunan dengan sutra merah menyala.Selain menyisipkan gen fluoresen, para peneliti juga menggunakan teknik CRISPR-KO untuk menonaktifkan gen 'so' yang berperan dalam perkembangan mata laba-laba. Hasilnya, laba-laba tanpa gen ini tumbuh tanpa mata, memperluas pemahaman kita tentang genetika laba-laba.Penelitian ini membuka jalan baru dalam bidang ilmu material dan bioteknologi, memungkinkan pengembangan sutra laba-laba yang tidak hanya kuat dan elastis tapi juga memiliki fungsi tambahan sesuai kebutuhan aplikasinya di masa depan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.