AI summary
Apple sedang dalam proses merombak Siri untuk mengintegrasikan kecerdasan buatan generatif. Kurangnya investasi awal dalam AI dan pengembangan yang lambat menjadi tantangan bagi Apple. John Giannandrea telah dihapus dari proyek pengembangan Siri, menandakan perubahan dalam kepemimpinan tim AI Apple. Apple menghadapi banyak masalah dengan AI mereka sejak fitur pertama diluncurkan tahun lalu. Banyak masalah muncul dari pendekatan menggabungkan AI generatif dengan Siri lama yang tidak berjalan lancar. Apple juga terlambat dalam berinvestasi pada AI, terutama setelah ChatGPT jadi populer.Menurut laporan Mark Gurman, beberapa pimpinan Apple tidak mendukung investasi besar dalam AI karena ketidakjelasan hasilnya. Kepala perangkat lunak Apple, Craig Federighi, dan kepala AI, John Giannandrea, punya pandangan berbeda soal AI, yang turut menyulitkan kemajuan proyek AI Apple.Apple juga mengalami kesulitan karena pemasaran AI yang terlalu cepat mengumumkan fitur dan janji yang belum siap. Ini membuat perusahaan harus menunda beberapa fitur yang dijanjikan, sehingga pengguna kecewa dengan kinerja Siri dan Apple Intelligence.Kini Apple mengubah strategi dengan merombak Siri secara total menggunakan teknologi model bahasa besar (LLM). Mereka mengembangkan arsitektur baru di tim Zurich, fokus membuat Siri lebih alami dan cerdas dalam memahami konteks dan sumber informasi.Selain itu, Apple memanfaatkan teknologi privasi seperti differential privacy agar data pengguna tetap aman saat membantu melatih AI. Mereka juga mempertimbangkan membuat Siri bisa mengakses web untuk mengambil informasi terbaru. Namun, John Giannandrea sudah tidak lagi terlibat dalam pengembangan ini.
Apple terlambat dan terlalu berhati-hati terhadap AI sehingga nyaris kehilangan momentum penting di pasar. Kini, dengan pendekatan baru yang mengedepankan arsitektur LLM dan perlindungan privasi, Apple masih bisa kembali bersaing, walau harus bekerja keras menutupi ketertinggalannya.