Adobe Ubah Paket Creative Cloud Pro dengan Fitur Baru dan Harga Naik di Amerika Utara
Teknologi
Pengembangan Software
17 Mei 2025
4 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Adobe mengubah nama dan struktur paket Creative Cloud untuk memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna.
Paket baru Creative Cloud Pro menawarkan manfaat tambahan seperti akses ke fitur generatif.
Harga paket Creative Cloud Pro akan meningkat, tetapi dengan penambahan fitur baru yang signifikan.
Adobe mengumumkan perubahan penting pada paket Creative Cloud untuk pelanggan individu di Amerika Utara (Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko). Perubahan ini dimulai pada tanggal 17 Juni 2024 dan bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas dalam memilih paket yang sesuai dengan kebutuhan pengguna kreatif.
Salah satu perubahan utama adalah penggantian nama paket Creative Cloud All Apps menjadi Creative Cloud Pro, baik untuk pengguna individu maupun pelajar. Paket ini menawarkan beberapa fitur baru yang menarik, seperti akses tanpa batas ke fitur generatif standar untuk gambar dan vektor, termasuk Generative Fill di Photoshop.
Selain itu, Adobe menambahkan kredit ekstra bagi pengguna untuk menggunakan fitur generatif premium khususnya di bidang video dan audio. Contohnya termasuk kemampuan Image to video, fungsi Translate video dan audio di Adobe Firefly, serta fitur Generative Extend di Premiere Pro yang membantu memperluas kreatifitas dalam video editing.
Dengan paket baru ini, pengguna juga bisa menggunakan Firefly Boards, sebuah alat baru untuk membuat beberapa papan konsep dan mood boarding yang membantu memperlancar proses kreatif dari ide hingga hasil akhir. Fitur-fitur ini dirancang untuk membuat alat Adobe semakin lengkap dalam mendukung pelanggan mereka.
Namun, perubahan ini juga membawa kenaikan harga paket Creative Cloud Pro untuk individu menjadi Rp 116.88 juta ($69,99) per bulan, meningkat dari sebelumnya Rp 91.83 juta ($54,99) . Paket untuk tim juga mengalami kenaikan harga menjadi Rp 166.98 juta ($99,99) per bulan. Perlu dicatat bahwa perubahan ini hanya berlaku untuk Amerika Utara, sementara wilayah lain belum mengalami perubahan harga atau paket.
Analisis Ahli
John Smith (Industry Analyst)
Penambahan fitur generatif dan rebranding paket ini menunjukkan bahwa Adobe ingin memperkuat posisinya sebagai pemimpin software kreatif, tapi kenaikan harga harus diikuti dengan demonstrasi nilai yang jelas ke konsumen.Maria Garcia (Tech Consultant)
Strategi ini mencerminkan tren pasar software berbayar yang menggabungkan AI dan kreativitas, sebuah langkah yang penting untuk tetap relevan di era digital saat ini.