AI summary
Ekonomi mobilitas rendah-altitude diperkirakan akan tumbuh pesat, mencapai US$486 miliar pada tahun 2035. Produsen otomotif besar berinvestasi dalam pengembangan kendaraan terbang meskipun saat ini permintaan masih rendah. Kendaraan terbang dapat menjadi solusi untuk masalah kemacetan di kota-kota besar di masa depan. China sedang mengalami perubahan besar dalam industri otomotif dengan semakin berkembangnya kendaraan terbang atau drone yang beroperasi di bawah ketinggian 1.000 meter. Hal ini merupakan respons atas pasar mobil listrik yang mulai jenuh dan kebutuhan akan solusi transportasi yang lebih efisien di kota-kota besar yang sering mengalami kemacetan.Beberapa produsen mobil terbesar seperti Hongqi, Geely, dan Xpeng kini berlomba mengembangkan teknologi kendaraan terbang tersebut. Mereka juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah Beijing yang telah mengeluarkan kebijakan dan regulasi khusus untuk mendukung pertumbuhan ekonomi mobilitas rendah-altitude sejak 2021.Perusahaan seperti AeroHT yang merupakan anak perusahaan Xpeng sudah mengajukan permohonan lisensi untuk mulai membangun kendaraan terbang, sementara Ehang sudah mendapatkan izin untuk memberikan layanan perjalanan udara kepada penumpang. Ini menunjukkan bahwa fase komersialisasi kendaraan terbang mulai mendekat.Meskipun kendaraan ini masih menghadapi tantangan besar karena biaya produksi yang tinggi dan permintaan pasar yang masih terbatas, para produsen tetap optimistis dan terus berinvestasi. Mereka melihat kendaraan terbang sebagai alat transportasi masa depan sekaligus pameran kemajuan teknologi mereka.Ekonomi mobilitas rendah-altitude ini diperkirakan akan tumbuh sangat pesat hingga mencapai nilai sebesar 486 miliar dolar AS pada tahun 2035, menandai era baru dalam transportasi udara perkotaan yang lebih terhubung dan efisien.
Investasi besar-besaran oleh perusahaan otomotif utama Cina menunjukkan bahwa mereka serius menyasar pasar mobil terbang sebagai langkah strategis jangka panjang, walaupun saat ini teknologi ini belum matang secara komersial. Pemerintah Beijing yang mendukung akan mempercepat perkembangan regulasi dan infrastruktur, tetapi tantangan biaya dan adopsi konsumen harus dihadapi secara realistis.