Ekspor Gas Alam Cair AS Catat Rekor Meskipun Perang Dagang dengan China
Bisnis
Ekonomi Makro
08 Mei 2025
19 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Ekspor NGL AS terus meningkat meskipun ada tantangan dari perang dagang.
China tetap menjadi pasar utama bagi etana AS, tetapi negara lain seperti India mulai meningkatkan pembelian.
Perusahaan-perusahaan besar seperti Enterprise Products dan Energy Transfer tidak mengalami gangguan dalam ekspor mereka.
Ekspor cairan gas alam Amerika Serikat terus tumbuh dan mencapai rekor tertinggi pada bulan April, meskipun konflik dagang dengan Tiongkok telah menekan penjualan ke pembeli utama tersebut.
Perang dagang antara kedua negara besar ini telah mempengaruhi ekspor terutama etana yang banyak digunakan dalam industri petrokimia Tiongkok, yang sangat bergantung pada produk dari AS.
Meski ekspor ke Tiongkok turun signifikan, negara lain seperti India, Brasil, dan Jepang meningkatkan pembelian cairan gas alam AS secara besar-besaran untuk mengisi kekosongan pasar global.
Produksi etana AS diperkirakan akan bertambah tahun ini, sebagian besar akan diekspor untuk memenuhi permintaan internasional yang meningkat dalam kondisi pasar yang dinamis.
Para pelaku industri menyatakan bahwa pasar global telah berhasil menyesuaikan jalur distribusi ekspor NGL sehingga tidak terjadi gangguan besar meskipun ada ketegangan perdagangan yang sedang berlangsung.
Analisis Ahli
Jim Teague
Pasar sudah menyesuaikan dengan cepat melalui rerouting ekspor antara pemasok terbesar seperti AS dan Timur Tengah, serta pembeli terbesar seperti China dan India, sehingga tidak ada gangguan besar pada ekspor NGL.