Cheniere Energy Unggul dengan Ekspansi dan Harga LNG yang Meningkat
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
08 Mei 2025
227 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Cheniere Energy mencatat peningkatan signifikan dalam pendapatan dan keuntungan pada kuartal pertama.
Perusahaan optimis terhadap proyek ekspansi dan tidak terpengaruh oleh perang dagang AS-China.
Peningkatan harga LNG yang terkait dengan Henry Hub memberikan dampak positif pada keuangan Cheniere.
Cheniere Energy, perusahaan ekspor LNG terbesar di Amerika Serikat, berhasil mengalahkan perkiraan laba dan pendapatan kuartal pertama 2025. Kenaikan harga gas alam cair dan permintaan global yang meningkat menjadi faktor utama dalam hasil positif ini.
Pendapatan perusahaan melonjak hingga 28% menjadi 5,44 miliar dolar AS, sedangkan laba inti mencapai 1,87 miliar dolar AS. Peningkatan ini didorong oleh harga pasar yang kuat dan penguatan margin keuntungan dibandingkan tahun sebelumnya.
Cheniere sedang mengembangkan proyek perluasan kapasitas produksi LNG di Corpus Christi, Texas, dengan membangun tujuh bagian produksi yang disebut 'train'. Perusahaan berharap dapat menyelesaikan empat 'train' pada akhir tahun ini, meningkatkan kapasitas produksinya secara signifikan.
Meskipun adanya perang dagang antara Amerika Serikat dan Cina, perusahaan yakin penjualan LNG untuk kontrak dengan pembeli di Cina tidak akan terganggu. Pembeli dapat menjual kembali LNG ke pasar lain untuk menghindari tarif bea masuk yang berlaku.
Selain itu, Cheniere memperkirakan performa keuangan tahun 2025 akan tetap kuat dengan EBITDA antara 6,5 hingga 7 miliar dolar AS. Para ahli juga memperingatkan adanya potensi lonjakan harga LNG di Eropa karena rendahnya cadangan gas dan ketidakhadiran pasokan gas Rusia saat ini.
Analisis Ahli
Jack Fusco
Ekspansi cepat pabrik Corpus Christi menunjukkan optimisme terhadap permintaan LNG jangka panjang yang tetap kuat.Anatol Feygin
Hubungan dagang dan pergeseran pasokan akan terus mempengaruhi pola jual beli LNG, terutama terkait kontrak China dan pasar Eropa.