Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Dampak Perang Dagang AS-China dan Ketegangan Global Terhadap Pasar Dunia Hari Ini

Bisnis
Ekonomi Makro
macro-economics (10mo ago) macro-economics (10mo ago)
07 Mei 2025
79 dibaca
1 menit
Dampak Perang Dagang AS-China dan Ketegangan Global Terhadap Pasar Dunia Hari Ini

Rangkuman 15 Detik

Ketegangan geopolitik antara India dan Pakistan dapat mempengaruhi pasar saham dan nilai tukar.
Langkah-langkah stimulus dari Tiongkok menunjukkan upaya untuk mengatasi dampak negatif dari perang dagang.
Negosiasi perdagangan antara AS dan Tiongkok tetap menjadi fokus utama pasar global.
Pasar saham global menunjukkan ketahanan pada hari Rabu setelah kabar perundingan dagang dan langkah stimulus dari China, meskipun ketegangan militer India-Pakistan menambah risiko geopolitik di Asia. Investor tetap berhati-hati terhadap prospek penyelesaian konflik dagang antara AS dan China. Pejabat tinggi perdagangan AS dan China dijadwalkan bertemu di Swiss, yang menjadi titik awal potensi meredanya perang dagang yang telah merusak ekonomi global, khususnya perekonomian China yang mengalami kontraksi produksi. Bank sentral China menanggapi tekanan ekonomi dengan menurunkan suku bunga dan memberikan suntikan likuiditas besar-besaran untuk mendukung pertumbuhan dan mengurangi tekanan deflasi akibat tarif tinggi Amerika Serikat. Sementara itu, ketidakpastian kebijakan luar negeri AS, khususnya dari pemerintahan Trump, mempengaruhi nilai tukar dolar yang mengalami penurunan beruntun selama empat hari. Dunia juga menantikan keputusan terbaru dari Federal Reserve terkait suku bunga dan prospek inflasi. Di sisi lain, ketegangan militer antara India dan Pakistan, dua negara dengan senjata nuklir, menimbulkan kekhawatiran baru yang dapat mempengaruhi pasar regional, sementara di Eropa, pemilihan kanselir Jerman Friedrich Merz membawa suasana stabil di pasar keuangan kawasan tersebut.

Analisis Ahli

Jamie McGeever
Apresiasi mata uang Asia terbatas oleh ketidakpastian perang dagang yang terus berlangsung dan kebijakan proteksionis yang diterapkan AS.
Andy Home
Kesepakatan logam kritis di wilayah Afrika bisa memengaruhi dinamika pasokan global, khususnya bahan penting bagi industri teknologi dan pertahanan.