Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bahayanya Menggunakan TeleMessage Signal Dalam Pertemuan Rahasia Pemerintah AS

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
03 Mei 2025
1211 dibaca
1 menit
Bahayanya Menggunakan TeleMessage Signal Dalam Pertemuan Rahasia Pemerintah AS

TLDR

Penggunaan aplikasi komunikasi yang tidak sesuai dapat menimbulkan risiko keamanan yang serius.
TeleMessage Signal, meskipun dirancang untuk kepatuhan, dapat mengurangi privasi dan keamanan komunikasi.
Pentingnya mengikuti protokol keamanan dalam komunikasi sensitif di pemerintahan.
Pada hari Kamis, Reuters menerbitkan foto yang menunjukkan penasihat keamanan nasional AS saat itu, Mike Waltz, menggunakan aplikasi pesan terenkripsi TeleMessage Signal selama rapat kabinet di Gedung Putih. Aplikasi ini digunakan untuk berkomunikasi dengan pejabat tinggi AS lainnya, termasuk JD Vance, Marco Rubio, dan Tulsi Gabbard. Penggunaan aplikasi ini menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan dan kepatuhan terhadap undang-undang retensi data federal.TeleMessage Signal adalah aplikasi yang dibuat di Israel dan diakuisisi oleh perusahaan AS, Smarsh. Aplikasi ini menciptakan duplikat aplikasi komunikasi dengan alat 'mobile archiver' untuk merekam dan menyimpan pesan. Namun, aplikasi ini tidak disetujui untuk digunakan di bawah program FedRAMP pemerintah AS, yang menimbulkan risiko keamanan tambahan.Para ahli keamanan, termasuk Jake Williams dan Matt Green, mengkritik penggunaan aplikasi ini oleh pemerintah AS. Mereka menyoroti potensi kebocoran data ke negara asing dan risiko keamanan yang ditimbulkan oleh penggunaan teknologi asing untuk mengarsipkan data sensitif. Meskipun Signal adalah aplikasi yang disetujui untuk digunakan oleh pemerintah, penggunaan TeleMessage Signal menimbulkan banyak pertanyaan tentang keamanan dan kepatuhan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.