Deteksi Senyawa Hidup di K2-18b: Tanda Munculnya Kehidupan di Planet Baru
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
17 Apr 2025
72 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Penemuan dimetil sulfida dan dimetil disulfida di atmosfer K2-18b memberikan bukti kuat kemungkinan adanya kehidupan di planet lain.
K2-18b adalah contoh planet Hycean yang memiliki potensi untuk mendukung kehidupan berkat keberadaan air cair.
Penelitian ini menunjukkan pentingnya teleskop seperti JWST dalam mengamati atmosfer planet-planet di luar tata surya kita.
Penelitian yang dipimpin oleh Universitas Cambridge mendeteksi jejak dimetil sulfida (DMS) dan dimetil disulfida (DMDS) di atmosfer planet K2-18b. Di Bumi, senyawa ini hanya diproduksi oleh kehidupan mikroba seperti fitoplankton. Para ilmuwan mengakui kemungkinan bahwa zat-zat ini diproduksi oleh proses kimia yang tidak diketahui yang tidak terkait dengan mikroorganisme, tetapi data ini merupakan bukti terkuat hingga saat ini untuk kemungkinan adanya kehidupan di planet lain.
K2-18b memiliki massa 8,6 kali massa Bumi dan hampir tiga kali ukurannya. Planet ini terletak di arah konstelasi Leo dan mengorbit bintang tipe kerdil merah. Meskipun sangat dekat dengan bintangnya, planet ini berada di wilayah ruang yang memungkinkan air cair ada di permukaannya, menjadikannya salah satu contoh potensial terkemuka dari planet Hycean.
Pada tahun 2023, tim ilmuwan yang sama menemukan metana dan karbon dioksida di atmosfer K2-18b, yang merupakan pertama kalinya molekul berbasis karbon ditemukan di planet dalam wilayah layak huni. Penelitian sebelumnya memprediksi bahwa tingkat tinggi gas berbasis sulfur seperti DMS dan DMDS mungkin ada di dunia Hycean. Dengan semua data yang ada, para ilmuwan percaya bahwa dunia Hycean dengan lautan yang penuh dengan kehidupan adalah skenario yang paling sesuai dengan data yang mereka miliki.
Analisis Ahli
Nikku Madhusudhan
Penemuan ini sejalan dengan prediksi teoretis sebelumnya mengenai gas belerang di planet Hycean, dan skenario laut yang kaya kehidupan adalah yang paling masuk akal berdasarkan data yang ada.

