Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Dampak Kebijakan Tarif Trump: Pasar AS Rontok dan Risiko Resesi Meningkat

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
28 Apr 2025
158 dibaca
1 menit
Dampak Kebijakan Tarif Trump: Pasar AS Rontok dan Risiko Resesi Meningkat

AI summary

Risiko resesi global meningkat akibat ketidakpastian perdagangan.
Laporan keuangan perusahaan besar dapat memberikan wawasan tentang dampak tarif.
Pernyataan politik dapat mempengaruhi pasar dan ekonomi secara signifikan.
Pasar AS yang sempat bergejolak pada bulan April mulai tenang menjelang akhir bulan. Artikel ini membahas dampak dari kebijakan tarif Presiden Donald Trump terhadap ekonomi riil dan pasar global. Scott Bessent, Menteri Keuangan AS, tidak mendukung klaim Trump bahwa pembicaraan tarif dengan China sedang berlangsung.Trump mendesak Rusia untuk menghentikan serangan di Ukraina dan menyarankan bahwa Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy siap menyerahkan Crimea demi perdamaian. Risiko resesi global tahun ini tinggi menurut mayoritas ekonom dalam jajak pendapat Reuters. Lonjakan euro sejak pengumuman tarif Trump diperkirakan akan mengurangi pendapatan perusahaan Eropa.Pasar saham Wall Street mengalami reli minggu lalu karena tanda-tanda de-eskalasi perang dagang AS-China. Namun, S&P 500 masih turun 2,6% sejak pengumuman tarif Trump pada 2 April dan turun 6,5% untuk tahun ini. Perkiraan GDPNow dari Federal Reserve Atlanta menunjukkan kontraksi GDP riil untuk kuartal pertama, sementara konsensus ekonom memperkirakan ekspansi moderat sebesar 0,4%.

Experts Analysis

Mohamed El-Erian
Kebijakan tarif yang tidak konsisten menciptakan ketidakpastian dan menghambat keputusan bisnis, sehingga memerlukan pendekatan diplomasi yang lebih stabil dan terukur.
Janet Yellen
Dampak jangka pendek dari kebijakan proteksionisme dapat memperlambat ekspansi ekonomi dan mempengaruhi pasar tenaga kerja secara negatif jika tidak segera diatasi.
Editorial Note
Kebijakan tarif yang tiba-tiba dan kurang transparan dari pemerintahan Trump menyebabkan gejolak pasar yang berpotensi merusak kepercayaan investasi jangka panjang. Jika tidak ada kejelasan atau perbaikan hubungan dagang dengan China, dampak negatif terhadap ekonomi riil akan semakin parah dan bisa memperlambat pemulihan pasca-pandemi.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.