AI summary
Penelitian ini menunjukkan kemajuan signifikan dalam komunikasi kuantum dengan menggunakan infrastruktur serat optik yang ada. Penggunaan fotodetektor avalanche memungkinkan sistem beroperasi pada suhu kamar dan mengurangi biaya. Meningkatkan laju data dan membangun repeater kuantum adalah langkah penting untuk mengembangkan jaringan kuantum yang praktis. Para ahli keamanan siber memperingatkan tentang Q-Day, hari ketika komputer kuantum akan cukup kuat untuk memecahkan semua metode enkripsi saat ini. Ini adalah ancaman nyata yang dapat mengganggu internet dan infrastruktur digital global. Berbagai lembaga pemerintah dan organisasi swasta sudah mengambil langkah-langkah untuk menghadapi serangan dari komputer kuantum yang kuat.Tim peneliti dari Toshiba Europe berhasil mengirim pesan melalui jaringan serat optik sepanjang 254 kilometer menggunakan kriptografi QKD. Metode ini tidak memerlukan sistem kriogenik atau laser canggih, yang membuatnya lebih praktis dan ekonomis. Mereka menggunakan dioda fotodiode avalanche yang lebih murah dan beroperasi pada suhu kamar untuk mendeteksi sinyal kuantum lemah.Langkah selanjutnya adalah meningkatkan kecepatan transmisi data dan membangun repeater kuantum untuk mencegah kehilangan sinyal dan meningkatkan jarak serta kecepatan komunikasi kuantum. Penelitian ini diharapkan dapat membantu membangun dunia digital yang lebih aman sebelum Q-Day tiba. Studi ini dipublikasikan di jurnal Nature.
Penemuan ini menunjukkan bahwa inovasi komunikasi kuantum mulai meninggalkan laboratorium dan menuju aplikasi nyata yang lebih terjangkau dan praktis. Meski kecepatannya masih rendah, metode ini membuka peluang besar untuk masa depan keamanan siber yang tangguh menghadapi ancaman komputer kuantum.