AI summary
China mengklaim bahwa Amerika Serikat menghalangi kerjasama luar angkasa dengan negara lain. ILRS merupakan inisiatif yang menawarkan kesempatan bagi negara-negara untuk berpartisipasi dalam eksplorasi bulan. Kerjasama antara China dan Rusia dalam program luar angkasa semakin kuat, termasuk rencana untuk energi nuklir di bulan. Wu Weiren, kepala perancang program eksplorasi bulan China, menuduh Amerika Serikat mengganggu upaya Beijing untuk bekerja sama dengan Eropa dan mitra asing lainnya dalam program luar angkasa. Dalam wawancara langka dengan media asing, Wu mengatakan bahwa China menerapkan kebijakan diplomasi luar angkasa terbuka dan tetap terbuka untuk bekerja sama dalam eksplorasi bulan dengan negara berkembang dan maju.Wu menyatakan bahwa International Lunar Research Station (ILRS), inisiatif yang dipimpin oleh Rusia dan China untuk mendirikan pangkalan permanen di bulan pada tahun 2035, berkembang dengan baik dengan 17 negara dan organisasi internasional yang sudah menjadi anggota. Namun, ia menyarankan bahwa China belum dapat menarik sebanyak mungkin mitra proyek bulan seperti Amerika Serikat karena campur tangan AS.Kerja sama luar angkasa antara AS dan China terbatas oleh Wolf Amendment, undang-undang AS yang melarang NASA berkolaborasi dengan China atau perusahaan milik China kecuali kegiatan tersebut secara khusus diizinkan. Sementara itu, ESA mengirimkan muatan pada misi Chang'e-6 China tetapi tidak berencana untuk bergabung dengan misi Chang'e-7 dan 8. China juga akan melatih astronaut Pakistan untuk misi ke stasiun luar angkasa Tiangong tahun depan.
Tuduhan China terhadap Amerika Serikat menunjukkan kompleksitas politik yang menghambat kolaborasi internasional di luar angkasa, yang sebenarnya amat penting untuk kemajuan teknologi global. Meski demikian, kompetisi ini bisa memacu inovasi dan persaingan sehat, meskipun risiko fragmentasi standar internasional tetap ada.