Startup China Manus AI Raup Rp 1.25 triliun ($75 Juta) dan Siap Ekspansi Global
Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
25 Apr 2025
167 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Manus AI berhasil mengumpulkan $75 juta dalam pendanaan terbaru.
Perusahaan ini berencana untuk memperluas ke pasar internasional.
Manus AI menawarkan layanan langganan untuk pengguna.
Manus AI, sebuah startup asal China yang fokus pada pengembangan alat terkait agen AI, baru saja mendapatkan pendanaan sebesar Rp 1.25 triliun ($75 juta) . Pendanaan ini dipimpin oleh Benchmark dan meningkatkan valuasi perusahaan menjadi sekitar Rp 8.35 triliun ($500 juta) . Sebelumnya, Manus AI telah mengumpulkan lebih dari Rp 167.00 miliar ($10 juta) dari investor seperti Tencent dan HSG.
Dengan pendanaan baru ini, Manus AI berencana untuk memperluas pasar mereka ke Amerika Serikat, Jepang, dan Timur Tengah. Perusahaan ini pertama kali menarik perhatian publik ketika meluncurkan demo agen AI umum yang dapat menyelesaikan berbagai tugas pada bulan Maret. Namun, dalam pengujian oleh TechCrunch, agen AI tersebut tidak berfungsi sebaik yang diiklankan.
Manus AI kemudian meluncurkan paket berlangganan berbayar dengan biaya antara Rp 651.30 ribu ($39) per bulan hingga Rp 3.32 juta ($199) per bulan. Pendanaan baru ini diharapkan dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan produk mereka dan memperluas jangkauan pasar mereka secara global. Langkah ini menunjukkan ambisi Manus AI untuk menjadi pemain utama dalam industri AI global.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Pendanaan signifikan seperti yang diterima Manus AI adalah tanda bahwa pasar semakin serius dalam mengembangkan agen AI yang efektif sebagai produk komersial.Fei-Fei Li
Ekspansi global perusahaan AI asal China menunjukkan persaingan ketat di bidang AI dan pentingnya adaptasi teknologi agar sesuai dengan kebutuhan berbagai pasar.

