Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Morgan Stanley Siapkan Penjualan Mayoritas Saham Brazos Midstream II Senilai Lebih Dari Rp 33.40 triliun ($2 Miliar)

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (11mo ago) investment-and-capital-markets (11mo ago)
24 Apr 2025
126 dibaca
1 menit
Morgan Stanley Siapkan Penjualan Mayoritas Saham Brazos Midstream II Senilai Lebih Dari Rp 33.40 triliun ($2 Miliar)

Rangkuman 15 Detik

Morgan Stanley Infrastructure Partners sedang mempertimbangkan untuk menjual saham mayoritas di Brazos Midstream II.
Brazos Midstream II memiliki infrastruktur penting untuk transportasi energi di Texas.
Proses penjualan ini mencerminkan tren akuisisi di sektor midstream energi.
Morgan Stanley Infrastructure Partners (MSIP) sedang mempertimbangkan untuk menjual saham mayoritasnya di Brazos Midstream II, yang diharapkan bernilai lebih dari Rp 33.40 triliun ($2 miliar) termasuk utang. Brazos Midstream II mengangkut gas alam, cairan gas alam, dan minyak dari sumur di lima kabupaten Texas ke pipa yang lebih besar di Permian Basin. Jefferies Financial Group telah ditugaskan untuk mencari pembeli potensial untuk saham mayoritas MSIP di Brazos. MSIP pertama kali membeli Brazos Midstream II pada tahun 2018 seharga Rp 29.23 triliun ($1,75 miliar) . Pada tahun yang sama, Williams Companies memperoleh 15% saham di Brazos setelah menyumbangkan asetnya. Namun, Williams tidak diharapkan untuk menawar saham mayoritas MSIP kali ini. Transaksi ini akan menjadi bagian dari tren akuisisi perusahaan midstream yang stabil dalam setahun terakhir di industri shale AS. Beberapa contoh termasuk akuisisi WTG Midstream oleh Energy Transfer seharga Rp 54.27 triliun ($3,25 miliar) dan pembelian Medallion Midstream oleh ONEOK seharga Rp 43.42 triliun ($2,6 miliar) . Kinetik juga membeli Durango Permian seharga Rp 12.78 triliun ($765 juta) .

Analisis Ahli

David French (Reporter Energi)
Penjualan saham mayoritas Brazos Midstream II adalah contoh klasik dari tren di mana perusahaan investasi infrastruktur melakukan exit dari aset-aset mereka setelah nilai aset meningkat secara signifikan.