Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Phishing Canggih Memanfaatkan Alat Google untuk Curi Data Akun Pengguna

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (11mo ago) cyber-security (11mo ago)
21 Apr 2025
152 dibaca
1 menit
Phishing Canggih Memanfaatkan Alat Google untuk Curi Data Akun Pengguna

Rangkuman 15 Detik

Serangan phishing dapat menggunakan alat resmi untuk menipu pengguna.
Pentingnya otentikasi email seperti DKIM dalam mencegah penipuan.
Google sedang berupaya untuk memperbaiki masalah keamanan yang dihadapi oleh penggunanya.
Penyerang mengirim email phishing yang tampak berasal dari '[email protected],' yang disajikan sebagai peringatan panggilan mendesak tentang 'penegakan hukum' yang mencari informasi dari Akun Google target. Scam ini menggunakan aplikasi web-building Google 'Sites' untuk membuat situs phishing dan email yang tampak realistis. Email phishing ini berhasil melewati otentikasi DKIM karena berasal dari alat Google sendiri. Penyerang memasukkan teks lengkap email sebagai nama aplikasi palsu mereka, yang kemudian diisi otomatis ke dalam email yang dikirim oleh Google ke alamat yang mereka pilih. Nick Johnson, seorang pengembang dari Etherem Name Service, menerima scam phishing yang sama dan melaporkan penyalahgunaan aplikasi OAuth Google sebagai bug keamanan kepada Google. Awalnya, Google mengabaikan laporan ini sebagai 'berfungsi seperti yang diharapkan,' tetapi kemudian mereka mundur dan sekarang sedang bekerja pada perbaikan.

Analisis Ahli

Brian Krebs
Serangan yang memanfaatkan infrastruktur dan tools resmi perusahaan besar seperti Google memperlihatkan bahwa mekanisme pertahanan saat ini perlu lebih proaktif dan berbasis risiko tinggi.
Eva Galperin
Phishing semacam ini memanipulasi kepercayaan terhadap domain asli, mengindikasikan perlunya edukasi lebih lanjut bagi pengguna tentang tanda-tanda penipuan digital.