Dampak Perang Dagang Trump Terhadap Saham Apple dan Nvidia di Pasar Teknologi
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
18 Apr 2025
103 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Kebijakan tarif Trump memiliki dampak signifikan pada perusahaan teknologi besar seperti Apple dan Nvidia.
Pengecualian tarif untuk produk elektronik memberikan sedikit kelegaan bagi Apple, tetapi Nvidia menghadapi tantangan lebih besar.
Ketidakpastian di pasar teknologi terus meningkat seiring dengan perubahan kebijakan perdagangan yang agresif.
Apple dan Nvidia mengalami volatilitas saham yang signifikan akibat pengumuman tarif timbal balik oleh Trump pada 2 April. Apple, yang 90% iPhone-nya dibuat di China, awalnya menjadi pecundang terbesar dengan kehilangan hingga Rp 12.91 quadriliun ($773 miliar) dari kapitalisasi pasarnya. Namun, pengecualian tarif untuk beberapa elektronik konsumen mengurangi tekanan pada saham Apple, yang naik lebih dari 2% awal minggu ini.
Nvidia tidak seberuntung Apple. Perusahaan ini mengungkapkan bahwa pemerintah AS telah melarang ekspor chip khususnya ke China, yang menyebabkan sahamnya turun hampir 7% pada hari Rabu. Meskipun Nvidia kehilangan persentase yang lebih kecil dari nilai pasarnya dibandingkan Apple sejak 2 April, sebagian besar kerugian terjadi minggu ini dengan kapitalisasi pasar turun 8% atau Rp 3.84 quadriliun ($230 miliar) .
Trump telah memberlakukan tarif 10% pada semua impor global sejak 5 April dan berencana untuk mengenakan tarif pada semikonduktor dan rantai pasokan elektronik. Ketidakpastian lebih lanjut diharapkan karena Trump telah menjanjikan bahwa sebagian besar elektronik akan tetap dikenakan tarif. Para analis memperingatkan bahwa perkembangan ini meningkatkan ketidakpastian investor dalam lingkungan yang sudah sangat tidak pasti.
Analisis Ahli
Ruben Roy
Perkembangan terbaru ini memperburuk ketidakpastian investor di tengah lingkungan yang sudah sangat tidak pasti.