CEO Utilitas AS Raup Jutaan Karena Ledakan Permintaan Listrik dari AI dan Kripto
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
14 Apr 2025
144 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
CEO utilitas besar di AS menerima pembayaran yang sangat tinggi berkat lonjakan permintaan listrik.
Kinerja perusahaan utilitas dapat sangat bervariasi tergantung pada pencapaian target kinerja.
Investor mulai melihat saham utilitas sebagai investasi pertumbuhan karena permintaan listrik yang meningkat.
CEO dari 10 perusahaan utilitas terbesar di AS mendapatkan lebih dari Rp 1.92 triliun ($115 juta) dalam periode tiga tahun terakhir karena permintaan listrik dari sektor cryptocurrency dan kecerdasan buatan meningkat secara substansial. Di antara mereka, CEO Constellation Energy Group, Joseph Dominguez, menerima saham senilai Rp 673.01 miliar ($40,3 juta) , dua kali lipat dari target yang diperkirakan.
CEO Vistra Corp, James Burke, menerima hampir Rp 484.30 miliar ($29 juta) dalam bentuk saham karena perusahaan menghargainya atas kinerja yang melampaui target. Sebaliknya, CEO Dominion Energy, Robert Blue, hanya menerima Rp 7.32 juta ($438.240) dari potensi target hampir Rp 83.50 miliar ($5 juta) karena kinerja perusahaan yang tidak memenuhi target.
Permintaan listrik meningkat secara signifikan di AS, terutama di pasar Texas dan Virginia, karena sektor cryptocurrency dan kecerdasan buatan. Investor mulai melihat saham utilitas sebagai investasi pertumbuhan, dengan total pengembalian pemegang saham Constellation mencapai 448% dan Vistra Corp mencapai 548% selama periode tiga tahun.
Analisis Ahli
Mark Perry (Ekonom dan profesor)
Kenaikan kompensasi CEO di sektor utilitas menunjukkan bagaimana perubahan teknologi dapat mempercepat pertumbuhan laba di sektor-sektor tradisional yang biasanya stagnan.Catherine Wolfram (Profesor Ekonomi Energi)
Peningkatan permintaan listrik dari pusat data dan kripto mencerminkan tren struktural yang signifikan dan akan berdampak panjang pada investasi infrastruktur energi.