Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Ketegangan Tarif AS-China Picu Tekanan Inflasi Dan Ketidakpastian Pasar

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
News Publisher
11 Apr 2025
1346 dibaca
1 menit
Ketegangan Tarif AS-China Picu Tekanan Inflasi Dan Ketidakpastian Pasar

TLDR

Tarif baru yang diumumkan oleh China dapat berdampak signifikan pada perdagangan dan ekonomi AS.
Perusahaan seperti Amazon mulai merasakan dampak inflasi akibat tarif yang lebih tinggi.
Ketidakpastian politik dan ekonomi dapat mempengaruhi keputusan investasi dan pengeluaran konsumen.
Setelah penurunan tajam pada hari Kamis, perdagangan premarket hari Jumat menunjukkan pemulihan sederhana dengan S&P 500, Dow, dan Nasdaq masing-masing naik. Saham perusahaan teknologi besar seperti Amazon, Apple, dan Tesla juga menunjukkan kenaikan. Investor mengamati dengan cermat laporan pendapatan bank untuk melihat tanda-tanda ketegangan atau ketahanan di pasar pinjaman dan kredit.China mengumumkan kenaikan tarif impor AS dari 84% menjadi 125%, yang membuat barang-barang AS tidak kompetitif. Harga emas melonjak ke rekor tertinggi di atas $3.200 per ons, sementara hasil obligasi jangka panjang AS dan dolar AS mengalami penurunan. Analis Deutsche Bank mengaitkan penurunan aset utama AS dengan kebijakan radikal dan volatil dari pemerintahan Trump.CEO Amazon, Andy Jassy, mengatakan tarif baru memicu kenaikan harga dan penimbunan oleh konsumen. JPMorgan strategis Michael Cembalest mulai melunakkan komentar publik tentang tarif, mengingat lingkungan yang tegang. Analis Wedbush menyebut tarif sebagai 'Armageddon ekonomi' yang menciptakan ketidakpastian besar dan dampak harga yang akan mempengaruhi kehidupan sehari-hari konsumen AS.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.