Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Lonjakan Imbal Hasil Treasury Picu Kekhawatiran Pasar di Tengah Ketegangan Perang Dagang

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
News Publisher
10 Apr 2025
142 dibaca
1 menit
Lonjakan Imbal Hasil Treasury Picu Kekhawatiran Pasar di Tengah Ketegangan Perang Dagang

AI summary

Lonjakan imbal hasil Treasury dapat memicu ketidakstabilan di pasar keuangan.
Kebijakan tarif dapat memiliki dampak jangka panjang pada ekonomi dan pasar saham.
Basis trade yang terpengaruh oleh faktor eksternal dapat menyebabkan likuiditas yang tidak terduga di pasar obligasi.
Lonjakan hasil Treasury jangka panjang telah mengguncang investor setelah 'Hari Pembebasan' yang dipicu tarif oleh Presiden Trump. Hasil 10-tahun melonjak 14 basis poin menjadi sekitar 4,40%, sementara hasil 30-tahun naik 8 basis poin menjadi 4,79%. Ini adalah lonjakan terbesar dalam tiga hari sejak Desember 2001.Pasar obligasi berfungsi sebagai 'jaminan tunai' bagi investor yang kemudian dapat meminjam uang dan bertaruh pada aset yang lebih berisiko seperti saham. Namun, lonjakan hasil ini membingungkan karena biasanya investor akan membeli lebih banyak obligasi untuk melindungi diri dari inflasi yang melonjak dan pertumbuhan yang memburuk.Ada kekhawatiran bahwa strategi perdagangan basis yang sangat berleveraged dapat menyebabkan kerugian signifikan jika harga tidak menyatu. Selain itu, ada juga kekhawatiran bahwa investor asing mungkin mulai menjual Treasury AS, yang akan memaksa Departemen Keuangan AS untuk mengeluarkan obligasi dengan tingkat yang lebih tinggi untuk mengimbangi kekurangan permintaan.

Experts Analysis

Ed Yardeni
Administrasi Trump sedang bermain dengan 'nitro cair' yang bisa menyebabkan ledakan dalam pasar modal jika stres perang dagang berlanjut.
Jim Bianco
Terjadi likuidasi tidak tertib karena unwind basis trade yang sangat leveraged di pasar obligasi.
Torsten Sløk
Shock eksternal seperti tarif dan resesi dapat dengan cepat membalik posisi leverage yang pada akhirnya mengganggu kondisi pasar saat ini.
Steve Sosnick
Jika pembeli asing, terutama China, berhenti membeli Treasury, AS akan dipaksa menaikkan suku bunga untuk menarik pembeli baru.
Editorial Note
Lonjakan imbal hasil Treasury ini adalah alarm nyata bahwa pasar telah jenuh dengan risiko geopolitik dan struktur perdagangan saat ini. Hedge fund yang terlalu bergantung pada basis trade berisiko memicu keruntuhan yang lebih besar jika kondisi makroekonomi semakin memburuk.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.