Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Optimisme Saham Citi di Tengah Tantangan Tarif, JPMorgan Kurang Menarik

Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
banking-and-financial-services (11mo ago) banking-and-financial-services (11mo ago)
10 Apr 2025
100 dibaca
1 menit
Optimisme Saham Citi di Tengah Tantangan Tarif, JPMorgan Kurang Menarik

Rangkuman 15 Detik

Citi memiliki potensi pertumbuhan yang baik dengan saham yang diperdagangkan di bawah nilai bukunya.
JPMorgan memiliki kinerja yang baik, tetapi valuasinya dianggap terlalu tinggi.
Tantangan tarif dapat mempengaruhi kelayakan pinjaman dan investasi perusahaan di masa depan.
Menjelang hasil kuartal pertama Citi yang akan diumumkan pada 15 April, analis Morgan Stanley Betsy Graseck optimis terhadap saham Citi. Dia mencatat bahwa saham Citi diperdagangkan di bawah nilai buku dan nilai buku berwujudnya, memungkinkan bank untuk membeli kembali sahamnya sendiri dengan menguntungkan. Di sisi lain, Graseck kurang optimis terhadap JPMorgan karena valuasinya yang jauh lebih tinggi dibandingkan Citi. Meskipun JPMorgan berkinerja sangat baik dalam banyak hal, valuasi yang tinggi menjadi kekhawatiran utama. Graseck juga mencatat bahwa bank besar akan menghadapi tantangan terkait tarif yang diterapkan AS, yang dapat mengurangi jumlah perusahaan yang memenuhi syarat untuk pinjaman. Meskipun demikian, lingkungan perdagangan yang kuat diharapkan mendorong hasil Q1 yang solid untuk bank besar.

Analisis Ahli

Betsy Graseck
Citi memiliki potensi keuntungan melalui pembelian saham kembali dan efisiensi, sementara valuasi JPMorgan terlalu mahal untuk saat ini dan bank-bank besar akan menghadapi tekanan dari tarif AS.