Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Mengatasi Krisis Listrik: AI Mempercepat Persetujuan Proyek Energi Terbarukan di PJM

Teknologi
Kecerdasan Buatan
News Publisher
10 Apr 2025
199 dibaca
1 menit
Mengatasi Krisis Listrik: AI Mempercepat Persetujuan Proyek Energi Terbarukan di PJM

AI summary

Kemitraan antara Google dan PJM bertujuan untuk mempercepat proses aplikasi interkoneksi menggunakan AI.
Ada backlog besar dalam permohonan interkoneksi yang menghambat pengembangan energi terbarukan.
Kapasitas energi yang menunggu persetujuan di AS dua kali lipat dari total kapasitas yang ada saat ini.
Ada kekhawatiran di kalangan perusahaan teknologi dan pembuat kebijakan tentang kekurangan daya pada jaringan listrik akibat peningkatan AI. Namun, ada terawatt kapasitas baru yang menunggu persetujuan untuk terhubung ke jaringan, dan mengurai birokrasi bisa sangat membantu menyelesaikan masalah ini.Google dan PJM mengumumkan kemitraan untuk mengembangkan model AI yang dapat mempercepat proses aplikasi koneksi jaringan listrik. Mereka akan dibantu dengan verifikasi data dan alat perencanaan terpusat baru, yang juga akan membantu PJM menganalisis cara terbaik untuk mengintegrasikan sumber daya energi terbarukan.PJM memiliki lebih dari 3.000 permintaan aktif untuk menghubungkan 286,7 gigawatt kapasitas dan telah berhenti menerima aplikasi baru sejak 2022. Proses persetujuan yang lambat paling merugikan energi terbarukan, dengan lebih dari 1 terawatt energi surya dan penyimpanan menunggu izin untuk mengirim elektron ke jaringan.

Experts Analysis

Aftab Khan
Menyatakan bahwa PJM akan tetap mempertahankan sikap 'fuel agnostic' yang netral terhadap jenis bahan bakar yang digunakan, menegaskan komitmen untuk menjaga keseimbangan dalam pengelolaan grid.
Amanda Peterson Corio
Menegaskan komitmen Google dalam mendekarbonisasi jejak listrik mereka, yang menunjukkan bahwa perusahaan teknologi besar serius terhadap penggunaan energi bersih meskipun kebutuhan komputasi tinggi.
Editorial Note
Masalah utama yang paling sering dilupakan adalah birokrasi yang menghambat integrasi energi baru yang sangat dibutuhkan. Pemanfaatan AI untuk efisiensi proses administratif adalah langkah tepat, tetapi kesuksesan jangka panjang juga bergantung pada kemauan politik dan reformasi regulasi yang lebih dalam.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.