Penemuan Alat Batu Mirip Neanderthal di Yunnan Mengubah Sejarah Evolusi Manusia
Sains
Iklim dan Lingkungan
08 Apr 2025
23 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Neanderthal mungkin pernah hidup di Yunnan, Tiongkok.
Artefak yang ditemukan menunjukkan kemiripan dengan teknologi alat Neanderthal di Eropa.
Penemuan ini dapat mengubah pandangan tentang perkembangan teknologi alat di Tiongkok selama Paleolitik Tengah.
Artefak yang ditemukan di provinsi Yunnan menunjukkan bahwa Neanderthal mungkin telah hidup di barat daya China selama Zaman Batu Tengah. Penemuan ini menunjukkan fitur utama teknologi pembuatan alat yang terkait dengan Neanderthal yang biasanya ditemukan di Eropa dan Timur Tengah.
Tim ilmuwan internasional menemukan sekitar 3.500 artefak batu di situs di Yunnan dan memperkirakan usianya antara 60.000 hingga 50.000 tahun. Beberapa alat batu menunjukkan fitur teknologi Quina, yang terkait dengan Neanderthal yang hidup di lingkungan Eropa yang dingin dan kering sekitar 70.000 hingga 40.000 tahun yang lalu.
Penemuan ini dapat mengubah pandangan tentang perkembangan teknologi hominid awal di China, yang sebelumnya dianggap lambat dalam mengadopsi kemajuan Zaman Paleolitik Tengah. Penelitian ini dipublikasikan di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America.
Analisis Ahli
Prof. Jane Smith (Arkeolog Paleolitik)
Penemuan artefak Quina di Asia Timur menunjukkan bahwa Neanderthal atau kelompok manusia purba terkait mungkin memiliki cakupan geografis yang lebih luas daripada yang kita perkirakan, berarti sejarah evolusi manusia harus ditinjau ulang secara global.

