AI summary
Volatilitas pasar saham dipicu oleh kebijakan tarif dan perkembangan teknologi AI. TSMC memiliki potensi investasi yang kuat meskipun ada tantangan dari tarif dan persaingan. Investor disarankan untuk mencari saham yang memberikan pendapatan stabil dan memiliki keunggulan kompetitif. Pasar saham AS mengalami kuartal pertama 2025 yang bergejolak dengan volatilitas tinggi dan pengembalian negatif. Kekhawatiran tentang tarif, data ekonomi, dan kinerja saham teknologi utama menjadi penyebab utama. Pengungkapan perangkat lunak AI DeepSeek dari China juga mengguncang pasar global.Pemerintah AS merespons dengan kebijakan untuk mempromosikan perusahaan teknologi yang terdaftar di AS dan menerapkan tarif terhadap barang-barang China. Ekonomi AS memasuki fase 'stagflasi berkelanjutan' dengan inflasi yang terus berlanjut, pertumbuhan rendah, dan pengangguran tinggi. Investor disarankan mencari saham dengan pendapatan stabil, pertumbuhan dividen, dan arus kas signifikan.Taiwan Semiconductor Manufacturing Company Limited (TSMC) menjadi salah satu saham yang direkomendasikan untuk pemula. Meskipun terkena tarif balasan dari China, TSMC tetap berencana menginvestasikan $100 miliar di AS. Saham TSMC dianggap memiliki potensi pertumbuhan yang baik di masa depan.
TSM tetap menjadi pilihan investasi defensif karena dominasi pangsa pasar dan komitmen besar di AS meski tekanan geopolitik dan tarif menyulitkan. Namun, investor yang ingin hasil lebih cepat dan agresif mungkin harus mulai mempertimbangkan saham AI lain yang harganya lebih murah dan berpotensi tumbuh pesat.