Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Jim Cramer Dukung Alibaba di Tengah Kebijakan Tarif dan Prospek Saham AI

Finansial
Kebijakan Fiskal
fiscal-policy (11mo ago) fiscal-policy (11mo ago)
05 Apr 2025
24 dibaca
2 menit
Jim Cramer Dukung Alibaba di Tengah Kebijakan Tarif dan Prospek Saham AI

Rangkuman 15 Detik

Jim Cramer mendukung Alibaba sebagai investasi di pasar China.
Tarif yang diusulkan dapat menyebabkan inflasi dan dampak negatif pada ekonomi.
Industri otomotif tidak lagi melindungi pekerjaan domestik seperti yang diharapkan.
Pada tanggal 1 April, Jim Cramer, pembawa acara Mad Money, membahas tentang tarif yang diusulkan oleh Presiden Trump dan dampaknya terhadap ekonomi. Cramer mengakui bahwa meskipun ia memahami tujuan di balik tarif tersebut, ia khawatir bahwa tarif 20% pada semua barang impor akan menyebabkan kenaikan harga yang signifikan bagi konsumen. Ia menjelaskan bahwa banyak pekerjaan yang seharusnya dilindungi oleh tarif sudah hilang karena otomatisasi, dan tarif tersebut tidak akan membantu banyak orang. Cramer juga menyoroti bahwa meskipun beberapa industri, seperti otomotif dan baja, mungkin mendapatkan keuntungan dari tarif, pada akhirnya, konsumen yang akan merasakan dampak negatifnya. Ia mengkritik kurangnya kejelasan dan koordinasi dalam pelaksanaan kebijakan tarif ini, serta mempertanyakan apakah ada perusahaan Amerika yang akan terhindar dari dampak tersebut. Ia menekankan bahwa kekhawatiran utama masyarakat adalah inflasi, bukan tarif itu sendiri. Dalam segmen lain, Cramer merekomendasikan Alibaba Group Holding Ltd. (NYSE:BABA) sebagai salah satu saham yang menarik, terutama karena pasar China sedang dalam kondisi baik. Meskipun ada tantangan dalam pertumbuhan perdagangan domestik, Cramer percaya bahwa Alibaba memiliki potensi untuk berkembang seiring dengan pertumbuhan e-commerce dan layanan cloud di China. Namun, penulis artikel ini juga menyebutkan bahwa ada saham AI yang mungkin lebih menjanjikan dibandingkan BABA.

Analisis Ahli

Jim Cramer
Memberi dukungan terhadap tindakan proteksionis Presiden Trump tapi memperingatkan bahwa tarif akan meningkatkan harga dan merugikan konsumen.
Baron Emerging Markets Fund
Percaya Alibaba masih memiliki posisi kuat di pasar e-commerce dan cloud di China, meski pertumbuhan inti menghadapi ketidakpastian.