AI summary
Lip-Bu Tan berkomitmen untuk mengubah Intel menjadi perusahaan yang lebih responsif terhadap kebutuhan pelanggan. Tan berencana untuk mengurangi lapisan manajemen yang dianggap lambat dan tidak efisien. Rekrutmen dan retensi talenta insinyur menjadi prioritas utama untuk memulihkan posisi Intel di pasar. Stephen Nellis melaporkan bahwa Lip-Bu Tan baru saja menjadi CEO Intel dan memberikan pernyataan pertamanya di acara "Vision" di Las Vegas. Tan menjelaskan bahwa ia ingin membuat Intel lebih efisien dengan bekerja langsung bersama insinyur untuk mengembangkan produk baru berdasarkan masukan dari pelanggan. Ia menyadari bahwa Intel telah kehilangan banyak pangsa pasar dan tidak memenuhi harapan pelanggan.Tan meminta pelanggan untuk memberikan umpan balik yang jujur dan keras tentang produk Intel. Ia berencana untuk mengurangi lapisan manajemen yang dianggapnya lambat dan memberikan lebih banyak kekuatan kepada insinyur untuk berinovasi. Tan percaya bahwa ide-ide baru perlu diberi ruang untuk berkembang di dalam perusahaan.Fokus utama Tan adalah merekrut dan mempertahankan insinyur berbakat, karena ia menyadari bahwa Intel telah kehilangan banyak talenta. Ia berkomitmen untuk menarik kembali insinyur terbaik ke Intel agar perusahaan dapat kembali bersaing di pasar teknologi.
Keputusan Lip-Bu Tan untuk langsung berkolaborasi dengan insinyur di tengah tantangan Intel adalah langkah tepat yang dapat menghidupkan kembali budaya inovasi perusahaan. Namun, menghapus lapisan manajemen menengah harus dilakukan hati-hati agar tidak mengganggu struktur dan komunikasi internal yang efektif.