Apple Vision Pro Dapatkan Fitur AI Baru Lewat Pembaruan visionOS 2.4
Teknologi
Kecerdasan Buatan
01 Apr 2025
294 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Apple Vision Pro mendapatkan pembaruan signifikan dengan fitur AI baru.
Pengguna dapat menikmati pengalaman spatial yang lebih kaya melalui aplikasi Spatial Gallery.
Apple Intelligence kini mendukung lebih banyak bahasa dan memperkenalkan fitur manajemen notifikasi yang lebih baik.
Apple baru saja mengumumkan pembaruan visionOS 2.4 untuk Apple Vision Pro. Pembaruan ini membawa fitur AI yang disebut Apple Intelligence, yang membantu pengguna dalam menulis, seperti mengedit, merangkum, dan membuat teks baru. Selain itu, pengguna dapat membuat gambar dan emoji unik menggunakan fitur Image Playground dan Genmoji. Ada juga fitur pencarian gambar dengan bahasa alami di aplikasi Foto, yang memungkinkan pengguna menemukan gambar hanya dengan mendeskripsikannya.
Pembaruan ini juga memperkenalkan aplikasi Spatial Gallery, yang memberikan akses ke konten spatial tentang seni, budaya, alam, olahraga, dan hiburan. Aplikasi ini akan terus diperbarui dengan konten baru. Selain itu, ada aplikasi Apple Vision Pro untuk iPhone yang memungkinkan pengguna mengunduh aplikasi, mendapatkan informasi tentang Vision Pro mereka, dan menemukan tips untuk meningkatkan pengalaman mereka.
Fitur baru lainnya termasuk "Priority Notifications" yang membantu pengguna mengelola notifikasi dengan memprioritaskan pesan penting dan mengurangi gangguan dari notifikasi yang kurang penting. Apple juga memperluas akses Apple Intelligence ke Uni Eropa dan menambahkan dukungan untuk bahasa baru, seperti Prancis, Jerman, Italia, Portugis (Brasil), Spanyol, Jepang, Korea, dan Mandarin (sederhana).
Analisis Ahli
Andrew Ng
Integrasi AI dalam perangkat seperti Apple Vision Pro menandai tahap penting dalam penggabungan teknologi AI dengan realitas campuran, membuka banyak peluang baru untuk interaksi manusia-komputer yang lebih alami.Mary Meeker
Peluncuran fitur AI dan pengalaman spasial Apple menunjukkan bahwa perusahaan teknologi besar semakin fokus pada pengalaman pengguna yang imersif dan personalisasi tinggi, yang dapat mengubah industri teknologi konsumen secara besar-besaran.

