Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pertamina Turunkan Harga BBM Non-Subsidi Jelang Ramadhan 2025

Finansial
Kebijakan Fiskal
News Publisher
30 Mar 2025
48 dibaca
1 menit
Pertamina Turunkan Harga BBM Non-Subsidi Jelang Ramadhan 2025

AI summary

Harga BBM mengalami penyesuaian menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.
Pertamina menurunkan harga BBM non-subsidi untuk mendukung masyarakat.
Penyesuaian harga berlaku mulai 29 Maret 2025 dan mencakup berbagai jenis BBM.
Pada bulan Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri, beberapa SPBU seperti Pertamina, Shell, BP, dan Vivo telah mengubah harga jual Bahan Bakar Minyak (BBM). Khususnya untuk SPBU swasta, harga BBM sudah diperbarui sejak 1 Maret. Pertamina juga menurunkan harga BBM Non-Subsidi, seperti Pertamax dan Dex, yang berlaku mulai 29 Maret 2025.Harga BBM yang baru untuk Pertamina adalah sebagai berikut: Pertamax (Rp12.500/liter), Pertamax Green (Rp13.250/liter), Pertamax Turbo (Rp13.500/liter), Dexlite (Rp13.600/liter), dan Pertamina Dex (Rp13.900/liter). Penurunan harga ini bervariasi, dengan Pertamax turun Rp400/liter dan Dexlite turun Rp700/liter.Selain Pertamina, harga BBM di SPBU lain juga telah ditentukan. Misalnya, harga Solar adalah Rp6.800 per liter, Pertalite Rp10.000 per liter, dan harga BBM dari Shell dan BP juga bervariasi. Semua harga ini berlaku untuk wilayah dengan pajak BBKB sebesar 5%, seperti DKI Jakarta.

Experts Analysis

Dr. Bambang Sutrisno, Ekonom Energi
Penurunan harga BBM ini merupakan respons strategis terhadap fluktuasi harga minyak dunia dan upaya pemerintah mempertahankan stabilitas ekonomi domestik. Namun, perlu diingat bahwa penurunan harga BBM harus diimbangi dengan program efisiensi energi untuk menghindari pemborosan konsumsi BBM.
Editorial Note
Penurunan harga BBM non-subsidi oleh Pertamina merupakan strategi yang tepat untuk mengurangi beban masyarakat selama bulan suci dan momen Lebaran, sekaligus menjaga daya beli dan stabilitas konsumsi bahan bakar. Namun, penurunan ini perlu diikuti oleh pengawasan ketat agar tidak berdampak negatif pada pendapatan negara dan pengelolaan sumber daya energi yang berkelanjutan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.