Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pejabat Trump Gunakan Signal Untuk Diskusi Rahasia, Bocorkan Informasi Militer

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
27 Mar 2025
1389 dibaca
1 menit
Pejabat Trump Gunakan Signal Untuk Diskusi Rahasia, Bocorkan Informasi Militer

TLDR

Penggunaan aplikasi Signal oleh pejabat pemerintah dapat menimbulkan risiko keamanan yang serius.
Pelanggaran undang-undang retensi catatan dapat mengakibatkan investigasi dan konsekuensi hukum.
Pentingnya akuntabilitas dalam komunikasi pemerintah harus dijaga untuk mencegah kebocoran informasi sensitif.
Beberapa pejabat tinggi di pemerintahan Trump menggunakan aplikasi pesan Signal untuk membahas rencana sensitif mengenai pengeboman di Yaman. Namun, mereka secara tidak sengaja menyertakan editor-in-chief majalah The Atlantic dalam grup chat tersebut. Hal ini menimbulkan kekhawatiran tentang kemungkinan pelanggaran hukum, termasuk Undang-Undang Espionase, dan beberapa anggota DPR dari Partai Demokrat meminta penyelidikan terhadap pejabat yang terlibat. Sebuah kelompok pengawas pemerintah juga menggugat Menteri Pertahanan Pete Hegseth dan pejabat lainnya karena diduga melanggar undang-undang penyimpanan catatan federal.Signal adalah aplikasi pesan yang aman dan menggunakan enkripsi end-to-end, yang berarti hanya pengirim dan penerima yang dapat membaca pesan. Namun, penggunaan aplikasi ini untuk membahas informasi militer yang sensitif dianggap berisiko, karena bisa saja informasi tersebut jatuh ke tangan yang salah. Beberapa mantan pejabat, seperti John Bolton, mengungkapkan keheranan mereka bahwa pejabat pemerintah menggunakan Signal untuk komunikasi penting, padahal ada sistem komunikasi resmi yang lebih aman.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.