Seluruh Saham BUMN Akan Dikelola Holding Baru Danantara Mulai Maret 2025
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
26 Mar 2025
289 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Pengalihan saham BUMN ke Danantara bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan BUMN.
Sebanyak 13 emiten pelat merah telah melakukan imbreng saham ke PT Biro Klasifikasi Indonesia.
Mekanisme pengalihan saham dilakukan di luar transaksi bursa dan tercatat di KSEI.
Jakarta, CNBC Indonesia - Beberapa saham dari perusahaan milik negara (BUMN) telah diserahkan ke PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) untuk membentuk holding operasional yang disebut Danantara. Targetnya, semua BUMN akan dikelola oleh Danantara pada akhir Maret 2025. Beberapa perusahaan yang telah menyerahkan sahamnya termasuk Bank Rakyat Indonesia, Bank Mandiri, dan Telkom Indonesia. Proses pengalihan saham ini berbeda dari biasanya karena ada aturan khusus untuk kepentingan pemerintah.
Direktur Utama KSEI, Samsul Hidayat, menjelaskan bahwa pengalihan saham BUMN ini sudah dicatat di informasi publik dan dilakukan di luar transaksi bursa. Saat ini, Danantara sudah mengelola tujuh BUMN besar dan rencananya akan mengelola semua BUMN setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) bulan depan. Namun, Lembaga Pengelola Investasi yang sudah ada sebelumnya tidak akan menjadi bagian dari Danantara.
Analisis Ahli
Samsul Hidayat
Pengalihan saham BUMN melalui warkat di luar transaksi bursa adalah upaya legal yang mengikuti pengecualian aturan demi kepentingan pemerintah, sehingga operasi bisa berjalan cepat dan efektif tanpa harus melalui prosedur seperti emiten biasa.Dony Oskaria
Integrasi seluruh BUMN ke dalam Danantara adalah langkah besar dalam reformasi BUMN yang akan memperkuat tata kelola dan sinergi antar perusahaan BUMN, namun INA tetap berdiri sendiri karena misinya berbeda.

