Vietnam Izinkan Starlink SpaceX Uji Coba Layanan Internet Satelit Hingga 2030
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
26 Mar 2025
112 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Vietnam mengizinkan SpaceX untuk meluncurkan layanan Starlink secara percobaan.
Periode percobaan akan berlangsung hingga akhir 2030 dengan batasan 600.000 pelanggan.
Keputusan ini dianggap sebagai langkah untuk menghindari tarif dari AS.
Pemerintah Vietnam mengizinkan SpaceX untuk meluncurkan layanan internet satelit Starlink secara percobaan di negara tersebut. Keputusan ini tidak membatasi kepemilikan asing atas layanan tersebut dan masa percobaan akan berlangsung hingga akhir tahun 2030. Beberapa analis melihat langkah ini sebagai cara Vietnam untuk menghindari tarif dari Amerika Serikat. Namun, belum jelas apakah SpaceX telah mengajukan izin untuk meluncurkan layanan ini di Vietnam.
Starlink, yang sudah beroperasi di lebih dari 120 pasar di seluruh dunia, diizinkan untuk menyediakan paket layanan tetap dan mobile di seluruh Vietnam, termasuk layanan untuk penerbangan. Namun, pemerintah membatasi jumlah pelanggan selama masa percobaan ini hingga 600.000 orang.
Analisis Ahli
Elon Musk
Starlink bertujuan untuk menyediakan akses internet global yang merata dan Vietnam adalah pasar strategis dengan potensi pertumbuhan tinggi.Khanh Vu
Keputusan Vietnam bisa menjadi contoh bagi negara lain di Asia Tenggara dalam memanfaatkan teknologi satelit untuk memperkuat konektivitas.Francesco Guarascio
Langkah ini juga bagian dari strategi geopolitik dalam menghadapi tekanan ekonomi dari Amerika Serikat.

