BNI Lakukan Perombakan Besar Komisaris dan Direksi Demi Transformasi Strategis
Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
26 Mar 2025
256 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
RUPST BNI pada 26 Maret 2025 membawa perubahan signifikan dalam jajaran komisaris dan direksi.
Omar Sjawaldy Anwar dan Putrama Wahju Setyawan adalah nama-nama baru yang memimpin BNI.
Struktur komisaris BNI berkurang dari 11 menjadi enam posisi.
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk yang diadakan pada 26 Maret 2025, terjadi perubahan besar dalam jajaran komisaris dan direksi. Omar Sjawaldy Anwar ditunjuk sebagai komisaris utama menggantikan Pradjoto, dan semua anggota komisaris sebelumnya tidak ada yang dipertahankan. Jumlah komisaris juga berkurang dari 11 menjadi 6 orang.
Selain itu, Putrama Wahju Setyawan menjadi direktur utama yang baru, menggantikan Royke Tumilaar. Alexandra Askandar diangkat sebagai wakil direktur utama. Beberapa nama baru juga muncul dalam jajaran direksi, termasuk Rian Kaslan yang menjabat sebagai direktur network & retail funding. Susunan lengkap komisaris dan direksi yang baru telah diumumkan dalam rapat tersebut.
Analisis Ahli
Pakar Perbankan Nasional
Langkah BNI ini sangat tepat karena memperkenalkan kepemimpinan baru yang bisa membawa inovasi dan efisiensi dalam menghadapi tantangan sektor perbankan global yang terus berubah.Analis Keuangan Senior
Pengurangan jumlah komisaris dapat mempercepat pengambilan keputusan dan meningkatkan fokus, tapi juga harus diimbangi dengan kontrol yang ketat agar tata kelola perusahaan tetap optimal.

