Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Risiko Resesi Mengintai: Dampak Tarif dan Utang Swasta di Pasar AS

Bisnis
Ekonomi Makro
macro-economics (12mo ago) macro-economics (12mo ago)
25 Mar 2025
128 dibaca
1 menit
Risiko Resesi Mengintai: Dampak Tarif dan Utang Swasta di Pasar AS

Rangkuman 15 Detik

Pasar saham dipengaruhi oleh kebijakan tarif dan hasil survei bisnis.
Kepercayaan konsumen menunjukkan tanda-tanda penurunan yang dapat mempengaruhi ekonomi.
De-leveraging sektor swasta dapat menjadi tantangan bagi pertumbuhan ekonomi AS.
Pada hari Senin, pasar saham di Wall Street naik karena harapan bahwa pemerintah AS mungkin menunda rencana kenaikan tarif yang besar. Data dari survei bisnis S&P Global menunjukkan bahwa aktivitas perusahaan di AS lebih baik dari yang diperkirakan, meskipun sektor manufaktur mengalami penurunan. Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan bahwa tarif untuk mobil akan segera diterapkan, tetapi tidak semua tarif yang direncanakan akan mulai berlaku pada 2 April. Investor kini menunggu data kepercayaan konsumen yang akan dirilis, yang bisa memberikan gambaran lebih jelas tentang kondisi ekonomi. Namun, ada kekhawatiran bahwa pengurangan utang di sektor swasta AS bisa menjadi masalah bagi ekonomi. Data menunjukkan bahwa utang di sektor swasta menurun, yang bisa memperburuk risiko resesi. Beberapa analis percaya bahwa Federal Reserve mungkin perlu menurunkan suku bunga lebih dari yang diperkirakan jika kondisi ekonomi memburuk. Meskipun pasar saham menunjukkan tanda-tanda pemulihan, ada kekhawatiran bahwa risiko resesi belum sepenuhnya diperhitungkan dalam pasar.

Analisis Ahli

Matthew Hornbach
Pengurangan utang sektor swasta yang terjadi sekarang adalah yang paling tajam sejak 2008 dan ini menjadi sinyal peringatan serius bagi kesehatan ekonomi yang berbasis pada konsumsi dan investasi bisnis.
Raphael Bostic
Perkembangan inflasi diperkirakan akan lebih lambat dan hanya ada satu kemungkinan pemotongan suku bunga Fed tahun ini, namun risiko ke depan tetap ada.
JPMorgan Strategists
Risiko resesi AS meningkat hingga 40% dan kemungkinan pelonggaran kebijakan Fed mungkin lebih besar dari yang diperkirakan pasar karena tekanan dari kebijakan pemerintah dan sentimen pasar yang negatif.