Mengapa Para Penggemar Elon Musk Justru Tambah Borong Saham Tesla Meski Harga Jatuh
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
22 Mar 2025
73 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Investor ritel menunjukkan minat yang tinggi terhadap saham Tesla meskipun ada penurunan harga.
Penjualan Tesla menurun di pasar utama, termasuk Eropa dan China, akibat sentimen negatif.
Masa depan Tesla sangat bergantung pada inovasi dalam teknologi otonom dan robotika.
Saham Tesla Inc. sedang mengalami penurunan yang tajam, dengan penjualan yang menurun di seluruh dunia. Meskipun banyak analis Wall Street menjadi lebih berhati-hati, para penggemar CEO Elon Musk justru membeli saham Tesla dalam jumlah besar. Dalam 13 sesi berturut-turut, investor ritel telah membeli saham Tesla senilai Rp 133.60 triliun ($8 miliar) , meskipun harga sahamnya telah turun 17%. Banyak investor percaya bahwa ini adalah waktu yang baik untuk berinvestasi karena harga saham yang lebih rendah.
Meskipun ada penurunan penjualan di pasar utama seperti Eropa dan China, beberapa analis masih optimis tentang masa depan Tesla, terutama terkait teknologi otonom dan robotika. Mereka percaya bahwa Elon Musk dapat memimpin perusahaan menuju pertumbuhan di masa depan, dan ini membuat para penggemar tetap bersemangat untuk membeli saham Tesla meskipun ada tantangan yang dihadapi perusahaan.
Analisis Ahli
Nicholas Colas
Investor ritel tidak peduli pada valuasi dan hanya percaya pada masa depan perusahaan dan kemampuan Elon Musk.Adam Jonas
Ekspektasi penurunan penjualan karena persaingan lebih ketat dan citra Tesla yang memburuk, meski tetap mempertahankan rating beli.Daniel Ives
Saham Tesla akan terus tumbuh jika Elon Musk berhasil meneruskan visi robotika dan teknologi mengemudi otomatis.