Pasar Saham Mengalami Tekanan di Tengah Ketidakpastian Perang Dagang dan Inflasi
Bisnis
Ekonomi Makro
21 Mar 2025
239 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Pasar saham mengalami penurunan, tetapi ada harapan untuk menghentikan kerugian beruntun.
Ketidakpastian ekonomi dan tarif baru menjadi faktor utama yang mempengaruhi pasar.
Perusahaan besar seperti Nike dan FedEx memperingatkan tentang dampak negatif dari kondisi ekonomi saat ini.
Pada perdagangan saham Jumat sore, pasar mengalami penurunan, tetapi kerugian tersebut mulai mereda, memberikan harapan bagi Wall Street untuk mengakhiri empat minggu penurunan berturut-turut. Indeks S&P 500 turun 0,2%, tetapi masih mencatatkan kenaikan 0,2% untuk minggu ini. Sektor teknologi, yang sebelumnya menjadi pendorong utama pasar, kini menjadi beban terbesar, dengan saham Nvidia turun 1,2% dan Micron Technology anjlok 7,6%. Ketidakpastian mengenai ekonomi AS dan perang dagang dengan mitra dagang utama menjadi penyebab utama penurunan ini.
Perusahaan-perusahaan seperti Nike dan FedEx juga mengalami penurunan saham setelah memberikan proyeksi pendapatan yang lebih rendah dari yang diharapkan. Sementara itu, suku bunga tetap stabil, dan Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, menyatakan bahwa meskipun ekonomi tetap solid, ketidakpastian membuat ramalan menjadi sulit. Di pasar Eropa, indeks saham juga mengalami penurunan, dengan FTSE 100 Inggris dan DAX Jerman masing-masing turun 0,6% dan 0,5%.
Analisis Ahli
Mark Hackett
Meskipun investor masih bingung, kepanikan di pasar berkurang dan sedikit optimisme bisa mendorong pergerakan positif pasar.Jerome Powell
Ekonomi tetap kokoh tetapi ketidakpastian memperberat prediksi masa depan sehingga kebijakan moneter harus sangat berhati-hati.