Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Nvidia Optimis Dengan Roadmap AI: Saham Bangkit Setelah GTC 2025

Teknologi
Kecerdasan Buatan
News Publisher
20 Mar 2025
1244 dibaca
1 menit
Nvidia Optimis Dengan Roadmap AI: Saham Bangkit Setelah GTC 2025

TLDR

Saham Nvidia mengalami fluktuasi tetapi mendapatkan dukungan dari analis setelah GTC 2025.
Jensen Huang menekankan pentingnya inovasi dan pengeluaran untuk AI di masa depan.
Meskipun ada skeptisisme, banyak analis tetap optimis tentang prospek Nvidia dan permintaan chip AI.
Saham Nvidia (NVDA) naik lebih dari 2% setelah mengalami penurunan selama dua hari berturut-turut. Meskipun acara tahunan GTC Nvidia tidak terlalu menarik bagi investor, banyak analis Wall Street tetap optimis setelah mendengarkan presentasi CEO Jensen Huang. Mereka percaya bahwa permintaan untuk kecerdasan buatan (AI) akan terus meningkat dan Nvidia akan tetap menjadi pemimpin dalam industri chip AI. Huang juga mengumumkan rencana peluncuran chip AI baru yang akan datang, termasuk Blackwell Ultra pada tahun 2025 dan Vera Rubin pada tahun 2026.Meskipun ada kekhawatiran tentang permintaan jangka panjang untuk AI dan model AI yang lebih efisien, analis seperti dari Citi dan Raymond James tetap mempertahankan peringkat beli untuk saham Nvidia. Huang meyakinkan bahwa meskipun ada kemungkinan resesi, investasi dalam AI akan meningkat karena AI adalah sektor yang tumbuh paling cepat. Meskipun saham Nvidia sempat turun, banyak analis percaya bahwa perusahaan ini akan terus berkembang dan menjadi lebih kuat di masa depan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.