Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

500 Aksi Unjuk Rasa Dunia Menentang Elon Musk dan Kejatuhan Saham Tesla

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (1y ago) investment-and-capital-markets (1y ago)
20 Mar 2025
49 dibaca
1 menit
500 Aksi Unjuk Rasa Dunia Menentang Elon Musk dan Kejatuhan Saham Tesla

Rangkuman 15 Detik

Protes terhadap Tesla semakin meluas dan direncanakan akan berlangsung di 500 lokasi di seluruh dunia.
Elon Musk menghadapi kritik tajam terkait kebijakannya yang berdampak pada pegawai pemerintah dan bantuan federal.
Pemerintah menunjukkan sikap tegas terhadap protes, dengan ancaman konsekuensi hukum bagi para peserta.
Para pengunjuk rasa Tesla merencanakan "aksi terbesar" mereka pada 29 Maret, dengan target 500 demonstrasi di showroom Tesla di seluruh dunia. Protes ini dimulai pada awal Februari dan telah berkembang pesat sebagai bentuk penentangan terhadap CEO Elon Musk, yang dianggap telah merusak program bantuan pemerintah dan memecat banyak pegawai pemerintah. Meskipun ada peningkatan insiden kekerasan dan vandalisme yang tidak terkait dengan protes, para pengorganisir menekankan bahwa aksi mereka akan bersifat damai dan bertujuan untuk memperjuangkan demokrasi dan kebebasan. Beberapa pembicara dalam pertemuan tersebut menyatakan bahwa menurunkan nilai saham Tesla adalah strategi yang baik untuk mempengaruhi Musk. Mereka percaya bahwa jika nilai saham Tesla jatuh cukup rendah, Musk mungkin terpaksa menjual sahamnya untuk membayar utang yang dia ambil untuk membeli Twitter. Namun, ada kekhawatiran bahwa meskipun protes ini dapat mempengaruhi Tesla, Musk memiliki kekuatan politik yang besar dan mungkin tidak terpengaruh oleh pasar seperti orang lain.

Analisis Ahli

Joan Donovan
Musk hidup dalam realitas yang berbeda dan menganggap dirinya sebagai bentuk 'black hat hacker' dalam pemerintahan, namun hal ini membuat tuntutan protes harus sangat jelas dan tegas agar tidak kehilangan arah.